CIKOLE — Sebanyak 32 anggota Pramuka Penggalang Kota Sukabumi, resmi dilepas untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII di Cibubur, Jakarta, 13 hingga 20 Agustus 2026 mendatang.
Pelepasan dilakukan Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki selaku Ketua Majelis Pembina Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kwarcab Kota Sukabumi dalam apel pagi di Balai Kota Sukabumi. Kontingen tersebut, terdiri dari dua regu Penggalang putra dan dua regu Penggalang putri. Selain peserta, Kwarcab Kota Sukabumi turut mengirimkan enam orang pembina untuk mendampingi seluruh rangkaian kegiatan.
Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mengatakan, para peserta tidak menjadikan Jambore Nasional hanya sebagai ajang berkegiatan dan berkemah. Momentum ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat karakter, menambah pengalaman, serta belajar membangun kerja sama dengan Pramuka dari berbagai daerah. “Jadikan kegiatan Jambore Nasional XII ini sebagai kesempatan untuk membangun karakter pribadi yang lebih baik,” kata Ayep kepada Radar Sukabumi, Senin (10/8).
Ia menegaskan, Gerakan Pramuka memiliki peran penting dalam proses pendidikan generasi muda. Melalui berbagai kegiatan kepramukaan, anggota didorong memiliki kedisiplinan, kemandirian, kemampuan bekerja sama, inovasi, kepemimpinan, serta kepedulian terhadap lingkungan. “Kami berharap kontingen Kota Sukabumi mampu menunjukkan identitas sebagai generasi muda yang kreatif, inovatif, terampil, mandiri dan berkarakter. Kami meminta para peserta menjaga nama baik daerah selama mengikuti kegiatan nasional tersebut,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi sekaligus Wakil Ketua Bidang Kepemudaan Gerakan Pramuka Kwarcab Kota Sukabumi, Novian Restiadi mengatakan peserta berasal dari berbagai sekolah di Kota Sukabumi. “Ini dari berbagai sekolah di Kota Sukabumi, baik jenjang SMP maupun SMA. Ada beberapa dari SD, tetapi mereka Pramuka Penggalang,” kata Novian.
Novian menyebut, keberhasilan dalam Jambore Nasional bukan hanya diukur dari prestasi yang berhasil diraih. Menurutnya, pengalaman dan pembentukan karakter jauh lebih penting bagi para peserta. “Targetnya sehat, lancar, dan mencari pengalaman banyaknya, syukur-syukur bonusnya berupa prestasi. Jambore Nasional ini targetnya pendidikan karakter,” ucapnya.
Ia berharap, seluruh peserta dapat mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan disiplin. Kesempatan bertemu dengan Pramuka dari berbagai daerah di Indonesia juga diharapkan menjadi pengalaman berharga untuk memperluas wawasan dan membangun rasa percaya diri. “Dengan dilepasnya kontingen tersebut, Pramuka Kota Sukabumi kini bersiap membawa nama daerah ke panggung nasional. Bukan sekadar mengejar piala, para peserta diharapkan pulang membawa pengalaman, persahabatan, keterampilan, dan karakter yang semakin kuat,” pungkasnya. (Bam)











