Kota Sukabumi

Keren! Cara Rangkul Pemuda ala Bhabinkamtibmas Kelurahan Situmekar demi Kamtibmas

×

Keren! Cara Rangkul Pemuda ala Bhabinkamtibmas Kelurahan Situmekar demi Kamtibmas

Sebarkan artikel ini

sukabumimetro.com/ – Menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) bukan semata-mata menjadi tanggung jawab kepolisian. Lebih dari itu, diperlukan kepedulian dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar lingkungan tetap aman, nyaman, serta terhindar dari berbagai potensi gangguan keamanan. Semangat itulah yang terus dibangun Bhabinkamtibmas Kelurahan Situmekar, Polsek Lembursitu, Aiptu Hanhan melalui kegiatan sambang dan silaturahmi bersama kalangan pemuda di wilayah binaannya.

BAMBANG SURYANA, SUKABUMI

Di tengah aktivitas masyarakat yang terus bergerak, kehadiran polisi di lingkungan warga memiliki arti penting. Bukan hanya untuk menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga menjadi jembatan komunikasi antara kepolisian dan masyarakat. Melalui pendekatan humanis, Aiptu Hanhan berupaya membangun kedekatan dengan para pemuda sekaligus mengajak mereka menjadi bagian dari kekuatan dalam menjaga kondusivitas lingkungan.

Kegiatan sambang tersebut, menjadi salah satu langkah preventif untuk memperkuat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat. Dengan bertemu langsung, suasana komunikasi terasa lebih terbuka. Berbagai persoalan yang berkembang di lingkungan warga dapat dibicarakan secara santai, sehingga potensi gangguan kamtibmas bisa diketahui lebih awal sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.

Dalam kesempatan itu, Aiptu Hanhan menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada para pemuda. Ia mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta tidak mudah terlibat dalam aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban umum. Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis dalam menciptakan suasana lingkungan yang positif dan harmonis. “Keamanan lingkungan bukan hanya tanggung jawab polisi, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama. Kami ingin masyarakat merasa aman dan nyaman, serta memiliki kesadaran untuk berpartisipasi dalam menjaga ketertiban di lingkungannya,” kata Hanhan kepada Radar Sukabumi, Jumat (30/10).

Ia juga mengajak kalangan pemuda untuk mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat dan produktif. Energi serta kreativitas anak muda, menurutnya, akan jauh lebih berarti apabila diarahkan pada aktivitas positif yang memberikan manfaat bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitar. “Selain menyampaikan imbauan, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk menyerap berbagai informasi dari masyarakat. Sebab, komunikasi langsung dengan warga menjadi salah satu cara efektif bagi kepolisian untuk mengetahui kondisi wilayah, termasuk persoalan sosial yang berpotensi memengaruhi stabilitas keamanan,” ujarnya.

Bagi Hanhan, membangun rasa aman tidak cukup hanya dengan kehadiran petugas ketika terjadi gangguan. Hubungan yang dekat, komunikasi yang terjaga, serta tumbuhnya kepercayaan masyarakat merupakan fondasi penting dalam menciptakan keamanan yang berkelanjutan. Melalui sambang tersebut, para pemuda juga diharapkan tidak ragu menyampaikan aspirasi, keluhan, maupun informasi apabila menemukan sesuatu yang berpotensi mengganggu keamanan lingkungan. “Keterbukaan komunikasi dinilai dapat membantu kepolisian mengambil langkah yang tepat dalam merespons berbagai persoalan di tengah masyarakat,” paparnya.

Langkah sederhana melalui silaturahmi itu, sekaligus menjadi gambaran pendekatan kepolisian yang mengedepankan sisi humanis. “Polisi tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat yang siap mendengarkan, memberikan imbauan, dan bersama-sama mencari solusi atas berbagai persoalan di lingkungan warga,” ucapnya.

Dengan kegiatan sambang yang dilakukan secara rutin, Polsek Lembursitu berharap sinergi antara kepolisian, pemuda, dan masyarakat Kelurahan Situmekar semakin kuat. “Sebab, lingkungan yang aman tidak lahir hanya dari patroli dan pengawasan, tetapi juga tumbuh dari kepedulian, kebersamaan, serta kesadaran setiap warga untuk saling menjaga,” tambahnya.

Pada akhirnya, keamanan merupakan modal penting bagi masyarakat untuk menjalankan aktivitas sehari-hari dengan tenang. Melalui pendekatan yang dekat dan komunikasi yang berkesinambungan. “Kami berupaya menanamkan kesadaran bahwa menjaga kamtibmas dapat dimulai dari hal sederhana, yakni peduli terhadap lingkungan dan tidak menutup mata terhadap persoalan di sekitar,” tutupnya. (*)