Kota Sukabumi

Jaraido Championship di Kota Sukabumi, Jadi Ajang Cetak Prestasi

×

Jaraido Championship di Kota Sukabumi, Jadi Ajang Cetak Prestasi

Sebarkan artikel ini
Jaraido Championship di Kota Sukabumi

CIKOLE — Sebanyak 1.623 pesilat dari 16 provinsi di Indonesia memeriahkan Kejuaraan Pencak Silat Jaraido Championship Tingkat Nasional yang berlangsung di GOR Lapdek, Kota Sukabumi, Minggu (4/10).

Para pesilat tersebut, tergabung dalam 103 kontingen. Peserta datang dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan peserta terjauh tercatat berasal dari Papua. Kejuaraan ini menjadi salah satu ajang pencak silat nasional yang mendapat antusiasme tinggi dari para atlet muda.

Ketua Pelaksana Jaraido Championship, Raden Bagus Sestoyo mengatakan, jumlah peserta pada edisi ketiga ini bahkan melampaui target minimum yang ditetapkan PB IPSI, yakni 15 provinsi.

“Kejuaraan ini mempertandingkan kategori tanding dan seni tunggal baku, mulai dari jenjang usia dini hingga dewasa,” kata Raden Bagus kepada Radar Sukabumi, Minggu (4/10).

Menurutnya, tingginya partisipasi peserta menunjukkan pencak silat masih memiliki daya tarik kuat di kalangan generasi muda. Selain menjadi ajang kompetisi, kejuaraan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi atlet untuk mengasah kemampuan dan menambah pengalaman bertanding.

“Kegiatan yang mendapat dukungan Kemenpora, KONI, dan Rumah Inspirasi Alus Pisan (RIAP) itu juga diarahkan sebagai bagian dari upaya melestarikan budaya pencak silat sekaligus membentuk karakter generasi muda,” paparnya.

Sementara itu, Pendiri RIAP, H. Dadang Kuswandi menilai, kejuaraan tersebut bukan semata-mata tentang perebutan medali. Menurutnya, pengalaman bertanding dapat menjadi bekal penting bagi para atlet dalam membangun mental, kedisiplinan, keberanian, serta kepercayaan diri.

“Kejuaraan ini bukan sekadar mencari juara, tapi wadah anak muda mendapat pengalaman dan berani mengembangkan potensinya,” timpalnya.

Ia berpesan, seluruh atlet agar berani tampil dan konsisten berlatih. Sebab, kemenangan maupun kekalahan merupakan bagian dari proses panjang untuk meraih prestasi. “RIAP akan terus mendukung berbagai kegiatan positif yang memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkembang,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo mengajak seluruh peserta menjadikan kejuaraan tersebut sebagai momentum untuk menjunjung tinggi sportivitas. Ia juga menilai olahraga dapat menjadi benteng bagi generasi muda dari berbagai pengaruh negatif.

“Jadikan prestasi olahraga ini sebagai jalan untuk menjauhkan generasi muda dari narkoba, tawuran, dan geng motor,” tegasnya.

Manfaat kejuaraan tersebut turut dirasakan para atlet muda. Salah satunya Sakila Atmarini (10), siswi SD Pondok Kaso Tengah, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, yang berhasil meraih Juara 1 kategori Seni Tunggal. Sakila mengaku ingin terus menekuni pencak silat dan meningkatkan prestasinya.

Ia berharap capaian tersebut dapat membanggakan kedua orang tuanya sekaligus menjadi motivasi untuk terus berlatih. “Semoga prestasinya bisa lebih meningkat dan bisa membanggakan orang tua. Saya mau meneruskan pencak silat ini,” singkatnya. (Bam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *