Kota Sukabumi

Diskominfo Jagokan Dua Inovasi Demi Keterbukaan Informasi Publik

×

Diskominfo Jagokan Dua Inovasi Demi Keterbukaan Informasi Publik

Sebarkan artikel ini

sukabumimetro.com/ – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Sukabumi, terus memperkuat keterbukaan informasi publik melalui inovasi pelayanan dan penyempurnaan sistem informasi digital. Upaya tersebut, menjadi salah satu fokus dalam kunjungan monitoring dan evaluasi (Monev) Komisi Informasi Jawa Barat ke Balai Kota Sukabumi, Kamis (15/10).

Dalam penilaian tahun ini, Pemkot Sukabumi mengandalkan dua inovasi layanan publik, yakni Lasmini atau Layanan Informasi Pasien ICU Terkini dari RSUD R. Syamsudin, SH, serta Tanya Pustakawan yang dikelola Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (Dispusipda).

Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana mengatakan, kedua inovasi tersebut merupakan bentuk pengembangan layanan yang berkaitan erat dengan pemenuhan hak masyarakat untuk memperoleh informasi. Keterbukaan informasi bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif, melainkan bagian penting dari upaya membangun pemerintahan yang transparan dan bertanggung jawab. “Pemerintah Kota Sukabumi memandang keterbukaan informasi merupakan hak masyarakat, dan kewajiban kami sebagai penyelenggara pemerintahan,” kata Bobby kepada Radar Sukabumi.

Selain memaparkan inovasi pelayanan, Bobby juga menjelaskan sejumlah kebijakan dan peraturan yang telah diterbitkan Pemkot Sukabumi untuk memperkuat implementasi Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik. “Berbagai langkah tersebut dapat semakin meningkatkan kualitas pelayanan informasi sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Tim Monev Komisi Informasi Jawa Barat, Husni Farhani Mubarak menjelaskan, kunjungan tersebut bertujuan memperoleh data penilaian lapangan sebagai pelengkap dokumen yang sebelumnya telah disampaikan melalui kuesioner penilaian mandiri oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Sukabumi. “Evaluasi lapangan menjadi bagian penting untuk melihat secara langsung pelaksanaan keterbukaan informasi publik di lingkungan pemerintah daerah, termasuk inovasi dan kualitas layanan yang diberikan kepada masyarakat,” ucapnya.

Ia mengapresiasi, penerapan keterbukaan informasi publik yang selama beberapa tahun terakhir telah dijalankan Pemkot Sukabumi. Hal itu tercermin dari keberhasilan pemerintah daerah tersebut meraih predikat badan publik informatif. Predikat tersebut, menjadi salah satu indikator bahwa upaya membangun tata kelola pemerintahan yang terbuka telah berjalan. “Meski demikian, peningkatan kualitas layanan dan konsistensi penyampaian informasi tetap diperlukan agar masyarakat semakin mudah mengakses informasi yang dibutuhkan,” imbuhnya.

Usai kegiatan penerimaan yang diisi dengan pemaparan inovasi Lasmini dan Tanya Pustakawan, Tim Monev Komisi Informasi Jawa Barat melanjutkan agenda penilaian ke Kantor Dispusipda Kota Sukabumi. Dalam kunjungan tersebut, tim didampingi Kepala Diskominfo Kota Sukabumi, Endah Aruni, Sekretaris Diskominfo Yuli Noviawan, serta Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo, Tantan Sontani. “Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan penerapan keterbukaan informasi tidak hanya terlihat dalam dokumen administrasi, tetapi juga tercermin dalam pelaksanaan layanan dan kemudahan masyarakat memperoleh informasi,” tambahnya.

Di tempat sama, Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Utama Diskominfo Kota Sukabumi, Tantan Sontani menambahkan, Diskominfo terus menyempurnakan layanan informasi publik berdasarkan hasil evaluasi tahun sebelumnya. “Ya, salah satu langkah yang dilakukan ialah menambahkan fitur pada situs resmi PPID Kota Sukabumi, yakni ppid.sukabumikota.go.id, serta melakukan penyempurnaan pada portal resmi sukabumikota.go.id,” pungkasnya. (bam)