sukabumimetro.com/ – Upaya memastikan data sosial masyarakat lebih akurat terus dilakukan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Sukabumi. Melalui program Grebeg Desil, pelayanan langsung menyasar warga di tingkat kelurahan untuk membantu menyelesaikan berbagai kendala terkait data desil, sekaligus memfasilitasi pembaruan dan pemutakhiran data sosial.
Kali ini, pelayanan digelar selama dua hari berturut-turut di Kelurahan Citamiang dan Kelurahan Baros. Tercatat sebanyak 137 kepala keluarga (KK) mendapatkan pelayanan di Kelurahan Citamiang, sedangkan di Kelurahan Baros mencapai 200 KK. Dengan demikian, total 337 KK terlayani dalam kegiatan tersebut.
Kepala Dinsos Kota Sukabumi, Lulis Delawati, mengatakan Grebeg Desil merupakan salah satu langkah untuk mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat, terutama warga yang mengalami kendala dalam data sosialnya.
“Melalui Grebeg Desil, kami ingin hadir langsung di tengah masyarakat. Warga bisa menyampaikan berbagai persoalan terkait desil, mendapatkan informasi, sekaligus memperoleh bantuan mengenai proses pembaruan dan pemutakhiran data sosial,” ujar Lulis.
Menurutnya, akurasi data menjadi hal penting karena berkaitan dengan pendataan kondisi sosial ekonomi masyarakat dan berbagai program bantuan sosial. Karena itu, warga perlu memiliki ruang untuk menyampaikan ketidaksesuaian data maupun perubahan kondisi ekonomi keluarga yang terjadi di lapangan.
“Kami tidak ingin masyarakat kesulitan ketika menghadapi persoalan data. Dengan pelayanan langsung seperti ini, kendala yang disampaikan warga bisa diketahui lebih awal dan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku,” jelasnya.
Pelaksanaan Grebeg Desil juga melibatkan berbagai unsur yang menjadi pilar sosial di masyarakat. Di Kelurahan Citamiang, kegiatan dihadiri lurah setempat bersama Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Karang Taruna, dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).
Sementara di Kelurahan Baros, kegiatan turut melibatkan camat, lurah, PSM, pendamping PKH, Karang Taruna, dan TKSK. Kolaborasi tersebut diharapkan memperkuat jangkauan informasi sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan pendampingan.
Lulis menegaskan, pelayanan Grebeg Desil akan terus dilanjutkan ke kelurahan lainnya. Dinsos ingin memastikan masyarakat memiliki akses yang lebih mudah untuk menyampaikan persoalan administrasi data sosial tanpa harus selalu mendatangi kantor dinas.
“Pelayanan ini akan terus kami dorong agar menjangkau seluruh wilayah. Kami mengajak masyarakat untuk aktif mengecek dan memastikan data sosial keluarganya sesuai dengan kondisi sebenarnya. Prinsipnya, kami hadir untuk melayani, mendengarkan, dan membantu masyarakat,” pungkasnya. (ris)



