sukabumimetro.com/ – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit truk dan tiga bus terjadi di Jalan Raya Jalur Lingkar Selatan, tepatnya di depan Terminal Tipe A, Kelurahan Sudajaya Hilir, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, Sabtu (17/10).
Berdasarkan pantauan Radar Sukabumi di lapangan, insiden terjadi sekitar pukul 5.10 WIB. Akibatnya, empat kendaraan mengalami kerusakan, tetapi tidak menimbulkan korban jiwa.
Kecelakaan beruntun itu diduga dipicu pengemudi truk yang mengantuk saat berkendara.
Truk Mitsubishi Colt Diesel bernomor polisi F 87** HC yang melaju dari arah Jalan Jalur Cibeureum menuju Jalan Jalur Pelabuhan II tiba-tiba menabrak bagian belakang bus Hino Tunggal Daya bernomor polisi F 75** SD.
“Benturan tersebut, membuat bus Tunggal Daya terdorong ke depan hingga menabrak bus Hino Agra Mas bernomor polisi F 79** AA yang berada di depannya. Tabrakan berantai itu belum berhenti, karena bus Agra Mas kembali terdorong dan menabrak bus Hino Laju Utama bernomor polisi B 74** TGA yang sedang berhenti sejajar di badan jalan sebelah kiri,” ungkap Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi Kota, Ipda Indra Lesmana kepada Radar Sukabumi, Sabtu (17/10).
Rentetan tabrakan ini, menyebabkan keempat kendaraan mengalami kerusakan. Meski demikian, berdasarkan informasi awal kepolisian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kecelakaan yang terjadi pada pagi hari tersebut.
Dugaan awal kecelakaan bermula ketika pengemudi truk kehilangan konsentrasi akibat mengantuk saat melintasi lokasi kejadian.
“Adapun, pengemudi truk diketahui berinisial AD (49) dan bekerja sebagai sopir. Sementara itu, bus Tunggal Daya dikemudikan AS (57) bus Agra Mas dikemudikan AM (56) dan bus Laju Utama dikemudikan RM (58),” ujarnya.
Peristiwa ini, menjadi pengingat penting bagi para pengemudi, khususnya yang mengoperasikan kendaraan besar, agar memastikan kondisi tubuh tetap prima sebelum melakukan perjalanan.
Rasa kantuk dapat mengurangi konsentrasi, memperlambat reaksi, dan meningkatkan risiko kecelakaan di jalan raya.
“Pengemudi juga diimbau untuk tidak memaksakan diri melanjutkan perjalanan ketika merasa lelah atau mengantuk. Beristirahat sejenak di tempat yang aman merupakan langkah penting untuk menjaga keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” tukasnya. (bam)



