SUKABUMI – Hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) RAMAH Tahun Ajaran 2026/2027 di SDN Cemerlang berlangsung berbeda. Sekolah tidak hanya menyambut 71 peserta didik baru dengan senyum dan sapaan hangat, tetapi juga mengajak mereka menanam kepedulian terhadap lingkungan serta menumbuhkan mimpi-mimpi besar sejak langkah pertama memasuki dunia pendidikan.
Sejak pagi, suasana penuh keakraban sudah terasa melalui program Sapa Mentari (Sapa Pagi Menyambut Peserta Didik Pagi Hari). Kepala SDN Cemerlang, Lilis Wulansari, bersama seluruh guru dan tenaga kependidikan berdiri di gerbang sekolah menyambut satu per satu murid baru dengan budaya 5S yaitu Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun. Sambutan hangat itu menjadi pengalaman pertama yang menumbuhkan rasa aman, nyaman, sekaligus menghilangkan kecanggungan anak-anak memasuki lingkungan sekolah.
“Sejak hari pertama kami ingin anak-anak merasakan bahwa sekolah adalah rumah kedua yang penuh kasih sayang, bukan tempat yang menakutkan,” ujar Lilis.
Seluruh peserta didik kemudian mengikuti upacara pembukaan MPLS RAMAH yang ditandai dengan pengalungan name tag kepada dua perwakilan siswa kelas I. Prosesi tersebut menjadi simbol bahwa mereka resmi menjadi bagian dari keluarga besar SDN Cemerlang.
Namun, pembukaan MPLS tahun ini memiliki makna lebih mendalam dengan diluncurkannya Program Wakaf Oksigen, sebuah gerakan pendidikan karakter yang mengajarkan kecintaan terhadap lingkungan sejak usia dini.
Secara simbolis, kepala sekolah menyerahkan dua bibit bunga krisan kepada dua murid baru untuk ditanam bersama. Penanaman itu menjadi ungkapan syukur atas kehadiran 71 peserta didik baru sekaligus simbol harapan agar mereka tumbuh dan berkembang seperti tanaman yang dirawat dengan penuh kasih.
Program tersebut lahir dari kreativitas sekolah dalam menyiasati keterbatasan lahan. Jika umumnya sekolah memiliki taman kelas di atas tanah, SDN Cemerlang menghadirkan taman kelas melalui 71 pot bunga yang akan dirawat langsung oleh masing-masing siswa.
Setiap pot diberi nama pemiliknya sehingga anak memiliki tanggung jawab menyiram, merawat, dan memantau pertumbuhan tanaman setiap hari. Melalui kegiatan sederhana itu, sekolah menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, kesabaran, rasa syukur, sekaligus kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
“Bunga-bunga yang tumbuh kami maknai sebagai wakaf oksigen, sebuah amal kebaikan yang manfaatnya dapat dirasakan semua makhluk hidup,” jelas Lilis.
Suasana haru dan bahagia semakin terasa saat seluruh peserta didik, guru, serta orang tua bersama-sama melepaskan balon warna-warni ke angkasa. Balon-balon yang terbang tinggi menjadi simbol doa agar anak-anak memiliki cita-cita setinggi langit, semangat belajar yang tak pernah padam, dan keberanian menggapai impian.
MPLS RAMAH SDN Cemerlang akan berlangsung selama lima hari, 13–17 Juli 2026. Berbagai kegiatan telah disiapkan, mulai dari pengenalan guru dan tenaga kependidikan, lingkungan sekolah, budaya positif, tata tertib, pembiasaan Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, hingga permainan edukatif yang membangun keberanian, kreativitas, kerja sama, dan karakter positif.
Seluruh aktivitas dirancang dengan pendekatan yang aman, nyaman, menyenangkan, serta berpusat pada kebutuhan peserta didik agar proses adaptasi berlangsung tanpa tekanan.
Lilis mengungkapkan rasa syukurnya atas kepercayaan masyarakat yang kembali memilih SDN Cemerlang sebagai tempat pendidikan putra-putri mereka.
“Alhamdulillah, tahun ini kami menerima 71 peserta didik baru. Mereka adalah amanah sekaligus potensi besar yang akan menjadi kekuatan baru bagi SDN Cemerlang. Kami berharap mereka tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia, mencintai lingkungan, memiliki karakter kuat, dan mampu mengukir prestasi gemilang di masa depan,” katanya.
Ia menambahkan, pelaksanaan MPLS di SDN Cemerlang mengacu pada Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026 tentang MPLS RAMAH. Implementasinya tidak hanya berlangsung selama lima hari di sekolah, tetapi diawali dengan sosialisasi kepada panitia, kegiatan parenting bagi orang tua, pengenalan potensi diri peserta didik, pengenalan warga dan lingkungan sekolah, pengenalan kurikulum, unjuk karya peserta didik, hingga evaluasi pasca-MPLS.
Mengusung semangat “Belajar Bahagia, Berteman Ceria, Berkarakter Mulia”, SDN Cemerlang berharap setiap anak memulai perjalanan pendidikannya dengan pengalaman yang menyenangkan. Sebab, pendidikan tidak hanya membekali ilmu pengetahuan, tetapi juga menanamkan karakter, kepedulian terhadap lingkungan, serta keberanian untuk bermimpi besar demi masa depan yang lebih cemerlang.(wdy)



