CIKOLE – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Sukabumi kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan perlindungan kepada warga yang mengalami kondisi darurat sosial.
Melalui Bidang Rehabilitasi Sosial (Rehsos), Dinsos melakukan asesmen dan intervensi terhadap seorang pria terlantar asal Kabupaten Karawang, Heri Darmono (62), yang ditemukan dalam kondisi kehilangan dompet, identitas diri, serta kartu BPJS.
Setelah dipastikan kondisi fisik dan sosialnya, Dinsos memfasilitasi kepulangan Heri melalui Terminal Tipe A Kota Sukabumi. Selain pendampingan, Dinsos juga memberikan bantuan berupa kadedeuh atau bekal perjalanan agar yang bersangkutan dapat melanjutkan perjalanan dengan aman hingga tiba di tujuan.
Kepala Dinas Sosial Kota Sukabumi, Asep Suhendrawan, mengatakan penanganan orang terlantar merupakan bagian dari pelayanan dasar yang harus diberikan pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan perlindungan sosial.
Menurutnya, setiap laporan mengenai warga terlantar akan ditindaklanjuti melalui asesmen untuk memastikan kebutuhan serta langkah penanganan yang tepat.
“Kami tidak hanya memastikan yang bersangkutan dapat kembali ke daerah asalnya, tetapi juga memberikan pendampingan dan bekal perjalanan agar proses kepulangan berlangsung aman dan manusiawi. Ini adalah bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat yang sedang mengalami kesulitan,” ujar Asep.
Ia menambahkan, koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pengelola Terminal Tipe A Kota Sukabumi, menjadi bagian penting dalam memastikan proses pemulangan berjalan lancar. Serah terima kepada petugas terminal dilakukan sebagai bentuk pengawasan hingga Heri dapat melanjutkan perjalanan dengan aman.
“Kami berharap kepedulian masyarakat untuk melaporkan keberadaan orang terlantar terus meningkat sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat, sekaligus memastikan setiap warga yang mengalami kerentanan sosial memperoleh haknya atas perlindungan dan pelayanan dari pemerintah,” tandasnya. (ris)











