Kota Sukabumi

Perkuat Arah Investasi Daerah, Bappeda Segera Kaji RUPM

×

Perkuat Arah Investasi Daerah, Bappeda Segera Kaji RUPM

Sebarkan artikel ini

sukabumimetro.com/  – Pemerintah Kota Sukabumi mulai menyiapkan langkah strategis untuk memperkuat arah investasi daerah. Melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), pemerintah daerah mengawali penyusunan Rencana Umum Penanaman Modal (RUPM) Daerah Kota Sukabumi dengan menggelar rapat persiapan kajian.

Kepala Bappeda Kota Sukabumi, Mohammad Hasan Asari, mengatakan rapat tersebut menjadi tahap awal untuk memastikan penyusunan RUPM berjalan terarah. Sejumlah hal mulai dibahas, mulai dari ruang lingkup kajian, metodologi yang akan digunakan, hingga rencana pelaksanaan kajian ke depan.

“Penyusunan RUPM bukan sekadar dokumen perencanaan. Kajian ini diharapkan dapat menjadi pijakan untuk melihat lebih jauh potensi Kota Sukabumi, sekaligus menentukan sektor-sektor yang memiliki peluang untuk dikembangkan melalui investasi,” ujarnya.

Keberadaan RUPM, sambung Hasan, penting untuk memastikan kebijakan penanaman modal memiliki arah yang jelas dan selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah.

Menurutnya, investasi perlu ditempatkan sebagai bagian dari perencanaan pembangunan. Dengan perencanaan yang matang, investasi yang masuk diharapkan tidak hanya memberikan manfaat secara ekonomi, tetapi juga mampu mendukung pengembangan potensi daerah.

“Investasi yang terarah membutuhkan perencanaan yang matang. Harapannya, ini dapat memperkuat perekonomian sekaligus mendorong iklim investasi yang mendukung kemajuan Kota Sukabumi,” ujar Hasan Asari.

Penyusunan kajian tersebut tidak dilakukan oleh Bappeda seorang diri. Prosesnya melibatkan sejumlah pihak, di antaranya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), tenaga ahli, serta tim kajian.

“Keterlibatan lintas perangkat daerah dan tenaga ahli dinilai penting agar RUPM yang disusun tidak hanya melihat investasi dari sisi peluang, tetapi juga mempertimbangkan kondisi, kebutuhan, serta potensi yang dimiliki Kota Sukabumi,” paparnya.

Melalui kajian tersebut, pemerintah daerah akan memiliki gambaran yang lebih terarah mengenai potensi dan peluang investasi yang dapat dikembangkan. Hasilnya diharapkan mampu menjadi dasar dalam menentukan kebijakan penanaman modal yang lebih terintegrasi dengan agenda pembangunan daerah.

“Di tengah kebutuhan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, investasi menjadi salah satu instrumen yang dapat membuka peluang pengembangan usaha dan meningkatkan aktivitas ekonomi. Namun, peluang tersebut membutuhkan perencanaan agar investasi yang berkembang tetap sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan daerah,” bebernya.

Maka dari itu, penyusunan RUPM diarahkan untuk membangun fondasi kebijakan investasi yang lebih terencana. Pemerintah Kota Sukabumi diharapkan dapat memiliki arah yang jelas dalam menawarkan dan mengembangkan potensi daerah kepada para calon investor.

“Tahap persiapan kajian yang kini dilakukan menjadi bagian awal dari proses tersebut. Selanjutnya, hasil kajian RUPM diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang konkret bagi pemerintah daerah dalam menentukan arah kebijakan penanaman modal sekaligus menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif,” ungkapnya.

“Dengan perencanaan yang lebih matang, investasi diharapkan tidak hanya berorientasi pada masuknya modal, tetapi juga memberikan dampak terhadap penguatan ekonomi dan mendukung pembangunan Kota Sukabumi secara berkelanjutan,” sambung Hasan. (ris)