sukabumimetro.com/ — Menjaga keamanan lingkungan tak selalu harus dilakukan melalui patroli dan penindakan. Polsek Baros, Polres Sukabumi Kota, memilih pendekatan humanis dengan mendekatkan diri kepada masyarakat melalui kegiatan sambang dan silaturahmi, sekaligus mengajak warga menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Pendekatan tersebut dilakukan Bhabinkamtibmas Kelurahan Sudajayahilir, Aiptu Bambang Irawan, melalui kegiatan sambang warga. Dalam suasana santai sambil ngopi bareng, polisi berdialog langsung dengan masyarakat untuk menyerap aspirasi sekaligus menyampaikan pesan-pesan keamanan. Di tengah obrolan yang berlangsung akrab, warga diingatkan agar tidak mengabaikan keamanan di lingkungan masing-masing. Kepedulian terhadap kondisi sekitar, kewaspadaan terhadap aktivitas mencurigakan, serta komunikasi antarwarga menjadi bagian penting dalam mencegah potensi gangguan kamtibmas.
Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo melalui Kapolsek Baros Kompol Iman Prayitno mengatakan, sambang merupakan salah satu cara efektif membangun kedekatan antara kepolisian dan masyarakat. Hubungan yang baik dinilai dapat mempermudah komunikasi serta memperkuat kerja sama dalam menjaga keamanan. “Melalui sambang dan dialog langsung, kami mengajak masyarakat berperan aktif menjaga kamtibmas di lingkungannya. Sinergi antara Polri dan warga sangat penting agar potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini,” ujar Iman kepada Radar Sukabumi, Selasa (27/10).
Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Karena itu, warga diharapkan tidak hanya mengandalkan kepolisian, tetapi juga membangun kepedulian bersama terhadap keamanan di sekitar tempat tinggalnya. “Melalui komunikasi yang terjalin secara langsung, Bhabinkamtibmas juga dapat memperkuat hubungan sosial dengan warga sekaligus mendorong penyelesaian persoalan lingkungan melalui koordinasi dan musyawarah,” ujarnya.
Pihaknya, berharap kegiatan sambang yang dikemas secara humanis tersebut dapat terus menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian. Dengan komunikasi yang terbuka dan kerja sama yang kuat, potensi gangguan keamanan diharapkan dapat diantisipasi lebih awal. Upaya ini, menegaskan bahwa menjaga kamtibmas bukan hanya tanggung jawab polisi, melainkan membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat. “Berawal dari obrolan sederhana sambil ngopi, kepedulian dan kebersamaan diharapkan tumbuh menjadi kekuatan dalam menjaga keamanan lingkungan,” tutupnya. (bam)



