Kabupaten Sukabumi

Menkes Warning Pemkab Sukabumi Soal Lonjakan DBD 

×

Menkes Warning Pemkab Sukabumi Soal Lonjakan DBD 

Sebarkan artikel ini
Menkes-Sukabumi
Menkes RI, RI Budi Gunadi Sadikin didampingi Bupati Sukabumi, Asep Japar saat diwawancarai sejumlah media

SUKABUMI — Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin memberikan peringatan tegas (warning) kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan seluruh jajaran rumah sakit di Jawa Barat terkait potensi lonjakan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD), akibat fenomena iklim El Nino yang diprediksi berlangsung hingga akhir tahun.

Pihaknya menegaskan, bahwa perubahan cuaca ekstrem saat El Nino selalu berbanding lurus dengan peningkatan kasus Dengue. Mengingat catatan kasus DBD di wilayah Kabupaten Sukabumi tergolong tinggi, ia meminta seluruh fasilitas kesehatan bergerak cepat melakukan langkah antisipasi guna menekan angka kematian pasien.

“Ini kan mau ada El Nino. Begitu El Nino naik, kasus Dengue (DBD) pasti naik. Dan Dengue di Sukabumi ini tinggi, saya lihat banyak yang kena. Jadi ini harus diwaspadai,” ujar Budi Gunadi Sadikin kepada Radar Sukabumi usai meresmikan fasilitas medis canggih di RSUD Sekarwangi, Cibadak, Rabu (12/8).

Menurut Budi Gunadi, fatalitas atau angka kematian akibat penyakit DBD seharunya dapat dicegah apabila penanganan medis dilakukan secara cepat dan tepat sejak dini. Oleh karena itu, ia menginstruksikan agar seluruh tenaga medis di Jawa Barat segera menyegarkan kembali (refresh) pemahaman terkait prosedur penanganan pasien DBD.

“Dengue itu asalkan deteksinya dini, penanganannya harusnya bisa tuntas. Seluruh rumah sakit di Jawa Barat tolong di-refresh lagi cara-cara penanganan Dengue. Jangan sampai angka kematian naik gara-gara fenomena El Nino ini,” tegasnya.

Menkes mengimbau Pemkab Sukabumi beserta dinas terkait untuk memperkuat koordinasi dan edukasi ke masyarakat agar deteksi dini di tingkat fasilitas kesehatan primer dapat berjalan optimal sebelum pasien mengalami kondisi kritis.

Sementara itu, Bupati Sukabumi, Asep Japar mengatakan, bahwa pemerintah Kabupaten Sukabumi mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Langkah antisipasi ini dinilai sangat krusial mengingat kondisi cuaca ekstrem dan fenomena El Nino yang tengah melanda wilayah tersebut.

Asep Japar, menyampaikan langsung imbauan tersebut merespons peringatan dini dari Menteri Kesehatan Republik Indonesia terkait ancaman lonjakan kasus DBD akibat perubahan cuaca yang tidak menentu.

“Memang situasi hari ini cuaca agak ekstrem. Oleh karena itu, saya mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk rajin bersih-bersih lingkungan. Jangan sampai ada genangan air yang bisa menjadi sarang nyamuk, agar kita semua terhindar dari penyakit yang tidak diharapkan,” ujar Asep Japar.

Menurut Asep Japar, kunci utama dalam mencegah penularan DBD di tengah kondisi cuaca ekstrem ini adalah dengan konsisten menjalankan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan keluarga maupun tempat tinggal masing-masing.

“Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi mengajak masyarakat untuk aktif bergotong-royong menjaga kebersihan lingkungan sekitar serta menggalakkan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara berkala,” pungkasnya. (Den)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *