Kota Sukabumi

Kang Taufik Respons Aksi Greenpeace di Bundara HI Jakarta: Krisis Iklim jadi Komitmen Bersama

×

Kang Taufik Respons Aksi Greenpeace di Bundara HI Jakarta: Krisis Iklim jadi Komitmen Bersama

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI – Anggota DPRD Kota Sukabumi Taufik Muhammad Guntur menyoroti aksi aktivis Greenpeace Indonesia di Bundaran HI. Menurut dia, hal tersebut merupakan bagian dari dinamika demokrasi yang patut dihormati.

Dia mengatakan, aspirasi mengenai dampak krisis iklim, kenaikan harga pangan, bencana ekologis, dan tekanan biaya hidup masyarakat perlu menjadi perhatian bersama, termasuk pemerintah.

“Namun, kita juga perlu melihat persoalan ini secara objektif dan proporsional. Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto memiliki agenda besar untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, memperkuat ketahanan pangan dan energi, serta menciptakan lapangan kerja. Agenda tersebut tentu perlu dikawal bersama agar pelaksanaannya benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Taufik kepada Radar Sukabumi, Selasa (20/10).

Taufik mengingatkan agar tidak perlu mempertentangkan kepedulian terhadap lingkungan dengan dukungan terhadap pemerintah. Menurut dia, kedua hal ini justru harus berjalan beriringan.

“Kritik yang konstruktif dapat menjadi masukan bagi pemerintah untuk memperbaiki kebijakan, memperkuat mitigasi bencana, menjaga stabilitas harga pangan, melindungi kelompok pekerja rentan, dan memastikan pembangunan ekonomi tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan,” kata politisi dari Partai Nasdem.

Program strategis pemerintah, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG), kata Taufik, juga perlu terus dievaluasi berdasarkan data dan pelaksanaan di lapangan agar manfaatnya optimal, tepat sasaran, serta tidak menimbulkan tekanan yang tidak perlu terhadap harga pangan maupun pelaku usaha kecil.

“Kita berharap pemerintah pusat dan pemerintah daerah semakin memperkuat koordinasi dalam menghadapi dampak perubahan iklim melalui langkah konkret, mulai dari pengendalian banjir, pencegahan kebakaran hutan dan lahan, pengelolaan sampah, perlindungan sumber air, hingga penguatan ekonomi masyarakat yang terdampak bencana,” papar akademisi ini.

Menurut Taufik, keberhasilan pemerintah bukan hanya diukur dari angka pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan meningkatkan daya beli, menjaga keselamatan rakyat, membuka lapangan kerja, dan memastikan masyarakat merasakan manfaat pembangunan.

Dia pun mengajak masyarakat untuk mendukung pemerintah dalam menjalankan agenda besar seperti pembangunan nasional, sembari tetap membuka ruang kritik yang sehat, berbasis data, dan berorientasi pada solusi.

“Pemerintah membutuhkan dukungan untuk bekerja, masyarakat membutuhkan perlindungan, dan lingkungan membutuhkan kebijakan yang berkelanjutan. Karena tujuan kita sama yaitu Indonesia yang semakin sejahtera, tangguh menghadapi bencana, dan mampu memberikan kehidupan yang lebih baik bagi seluruh rakyatnya,” pungkasnya. (izo)