sukabumimetro.com/ — Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Sukabumi, terus mendorong peningkatan literasi digital di kalangan generasi muda. Upaya tersebut salah satunya diwujudkan melalui dukungan terhadap pelaksanaan Jamboree On The Air (JOTA) Nasional ke-89 dan Jamboree On The Internet (JOTI) Nasional ke-47 tingkat Cabang Kota Sukabumi, Jumat (16/10).
Kepala Diskominfo Kota Sukabumi, Endah Aruni mengatakan, JOTA-JOTI menjadi wadah positif bagi anggota Pramuka untuk memperluas wawasan sekaligus mengembangkan keterampilan komunikasi melalui pemanfaatan teknologi informasi.
Di tengah pesatnya transformasi digital, kemampuan menggunakan teknologi harus diimbangi dengan pemahaman mengenai etika, tanggung jawab, dan keamanan dalam berkomunikasi. Dengan begitu, generasi muda tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk kegiatan yang bermanfaat.
“Yang lebih penting adalah bagaimana teknologi tersebut dimanfaatkan untuk hal-hal yang berguna, memperluas pengetahuan, mempererat persaudaraan, dan membangun karakter generasi muda,” kata Endah kepada Radar Sukabumi, Jumat (16/10).
Ia menjelaskan, kegiatan JOTA memberikan kesempatan kepada anggota Pramuka untuk mengenal komunikasi melalui radio amatir. “Sementara itu, JOTI menjadi sarana untuk menjalin komunikasi dan persahabatan dengan anggota Pramuka dari berbagai wilayah, bahkan negara lain, melalui jaringan internet,” ujarnya.
Endah menilai, pengalaman tersebut dapat menjadi bagian dari pembelajaran literasi digital yang menyenangkan sekaligus edukatif. Melalui interaksi dan pertukaran informasi, para peserta diharapkan mampu memperluas pengetahuan serta meningkatkan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
“Kemudahan mengakses informasi harus disertai kecermatan dalam memilah informasi yang benar. Generasi muda perlu membiasakan diri memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya agar tidak ikut menyebarkan kabar bohong yang berpotensi merugikan orang lain,” paparnya.
Selain itu, etika berkomunikasi di ruang digital juga menjadi perhatian penting. Penghormatan terhadap privasi, penggunaan bahasa yang santun, serta menghindari perundungan di dunia maya merupakan bagian dari perilaku digital yang perlu ditanamkan sejak dini.
“Jadilah generasi muda yang tidak hanya cakap menggunakan teknologi, tetapi juga bijak, berkarakter, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap sesama,” tegasnya.
Endah berharap, para anggota Pramuka dapat memanfaatkan JOTA-JOTI sebagai kesempatan untuk belajar, bertukar pengalaman, serta memperluas jaringan persahabatan.
Menurutnya, penguasaan teknologi akan semakin bermakna apabila dibarengi karakter yang kuat dan kepedulian terhadap lingkungan sosial. Selain itu, Diskominfo mendorong generasi muda Kota Sukabumi agar mampu menjadi pelopor penggunaan teknologi informasi yang aman, sehat, dan produktif.
Dengan sikap tersebut, ruang digital diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai tempat untuk mengembangkan kreativitas, memperluas wawasan, dan membangun hubungan positif antarsesama.
“Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar, bertukar pengalaman, memperluas jaringan persahabatan, serta menunjukkan bahwa Pramuka Kota Sukabumi mampu menjadi pelopor penggunaan teknologi informasi yang aman, sehat, dan produktif,” pungkasnya. (bam)



