Kota Sukabumi

Labu Manis Rasa Baru, Inovasi PKK Sukabumi Ini Siap Jadi Tren Menu Harian Posyandu

×

Labu Manis Rasa Baru, Inovasi PKK Sukabumi Ini Siap Jadi Tren Menu Harian Posyandu

Sebarkan artikel ini

sukabumimetro.com/ – Labu yang selama ini dikenal sebagai bahan pangan sederhana diolah menjadi aneka hidangan kreatif dalam Gebyar Pokja 3 TP PKK Kota Sukabumi. Mulai dari cheese cake hingga cendol, bahan pangan yang mudah ditemukan dan relatif terjangkau itu disulap menjadi sajian menarik dengan tetap memperhatikan kandungan gizi.

Garis Nurbogarullah, Sukabumi

Lebih dari sekadar perlombaan, kegiatan ini diharapkan melahirkan alternatif menu Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di Posyandu agar balita tidak bosan dengan sajian yang itu-itu saja.

Ketua TP PKK Kota Sukabumi, Ranty Rachmatilah, mengatakan, kreativitas mengolah pangan lokal menjadi salah satu cara untuk menghadirkan makanan bergizi yang lebih variatif bagi anak-anak. Ia berharap inovasi dari tujuh kecamatan yang mengikuti perlombaan tersebut tidak berhenti setelah kegiatan berakhir, tetapi bisa diterapkan dalam program PMT di Posyandu.

“Harapannya, siapa pun yang menjadi juara, hasil kreasinya bisa diaplikasikan untuk PMT Posyandu. Jadi, anak-anak tidak bosan dengan menu yang itu-itu saja. Labu bisa diolah menjadi berbagai makanan, seperti cheese cake, cendol, dan lainnya, asalkan kandungan nutrisinya tetap diperhatikan,” ujar Ranty.

Alasannya labu dipilih karena mudah ditemukan, harganya relatif terjangkau, serta memiliki kandungan gizi yang berpotensi mendukung pemenuhan kebutuhan pangan keluarga. Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Sukabumi, Neng Rahmi, menjelaskan, lomba tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan kreativitas masyarakat sekaligus menambah nilai ekonomi komoditas lokal.

Penilaian tidak hanya mempertimbangkan rasa dan tampilan, tetapi juga prinsip Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA), inovasi pengolahan, serta keamanan produk.

“Kami ingin olahan labu ini tidak hanya menarik, tetapi juga bisa direplikasi di berbagai wilayah, baik untuk makanan balita maupun lansia. Ke depan, kami juga akan berkolaborasi dengan kelompok kerja PKK yang membidangi pangan dan pemasaran agar produk-produk potensial ini bisa dikembangkan lebih luas,” kata Rahmi.

Dalam perlombaan tersebut, Kecamatan Lembursitu meraih juara pertama, disusul Kecamatan Warudoyong sebagai juara kedua dan Kecamatan Cikole di posisi ketiga. Hasil kreasi para peserta diharapkan menjadi inspirasi bagi kader PKK dan masyarakat untuk lebih kreatif memanfaatkan bahan pangan lokal.

“Dengan pengolahan yang tepat, labu bukan sekadar bahan masakan rumahan, melainkan juga dapat menjadi pilihan menu bergizi yang lebih beragam sekaligus membuka peluang pengembangan produk pangan bernilai ekonomi,” tandasnya. (ris)