Kota Sukabumi

Sampah Rumah Tangga Sumbat Saluran Air Jalan Arief Rahman Hakim, BPBD Peringatkan Warga Soal Risiko Banjir

×

Sampah Rumah Tangga Sumbat Saluran Air Jalan Arief Rahman Hakim, BPBD Peringatkan Warga Soal Risiko Banjir

Sebarkan artikel ini

sukabumimetro.com/ – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi melakukan monitoring dan pembersihan saluran drainase di Jalan Arief Rahman Hakim, Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong. Langkah ini, dilakukan untuk mengantisipasi potensi banjir limpasan akibat tersumbatnya aliran air.

Dari hasil monitoring, petugas menemukan sejumlah persoalan yang berpotensi memicu genangan hingga banjir limpasan. Di antaranya pendangkalan saluran akibat sedimentasi, penumpukan sampah rumah tangga, serta pertumbuhan ilalang dan vegetasi liar yang menghambat aliran air.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Yoseph Sabaruddin menyampaikan bahwa kondisi drainase yang tidak terpelihara dapat meningkatkan risiko banjir, terutama ketika debit air meningkat akibat hujan. Sebagai langkah penanganan, petugas BPBD langsung mengangkat sampah yang menyumbat saluran serta membersihkan ilalang dan vegetasi liar di sepanjang drainase. “Upaya tersebut dilakukan agar aliran air kembali lancar dan potensi banjir dapat diminimalkan,” kata Yoseph kepada Radar Sukabumi, Kamis (22/10).

Pembersihan ini, lanjut Yoseph, menjadi bagian dari upaya kesiapsiagaan BPBD dalam mengantisipasi bencana hidrometeorologi di wilayah Kota Sukabumi.

“Pemantauan dilakukan untuk mendeteksi lebih dini kondisi lingkungan yang berpotensi menimbulkan gangguan, khususnya pada saluran air,” ujarnya.

Setelah dilakukan penanganan, aliran air drainase di lokasi tersebut dilaporkan kembali lancar. Situasi pun terpantau aman dan terkendali, meskipun pemantauan tetap dilanjutkan untuk memastikan kondisi saluran tidak kembali tersumbat. “Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah ke saluran drainase dan bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Tumpukan sampah yang terlihat sepele dapat menghambat aliran air dan meningkatkan risiko banjir ketika hujan turun,” paparnya.

Melalui monitoring dan penanganan langsung di lapangan, BPBD Kota Sukabumi berharap potensi banjir limpasan dapat diantisipasi sejak dini. “Kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan drainase juga menjadi faktor penting untuk mengurangi risiko bencana di lingkungan permukiman,” pungkasnya. (bam)