Kota Sukabumi

Bukan Cuma Penimbang Bayi, Kader Posyandu Jadi Ujung Tombak Layanan Kesehatan Kota Sukabumi

×

Bukan Cuma Penimbang Bayi, Kader Posyandu Jadi Ujung Tombak Layanan Kesehatan Kota Sukabumi

Sebarkan artikel ini

sukabumimetro.com/ – Kualitas pelayanan Posyandu tidak hanya bergantung pada keberadaan kader di tengah masyarakat, tetapi juga pada kemampuan tenaga kesehatan dalam memberikan pembinaan, pendampingan, dan evaluasi secara berkelanjutan. Penguatan peran tersebut menjadi perhatian Dinas Kesehatan Kota Sukabumi untuk memastikan pelayanan kesehatan masyarakat berjalan lebih optimal.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Ida Halimah, mengatakan peningkatan kapasitas tenaga kesehatan puskesmas diperlukan agar pembinaan terhadap kader Posyandu semakin efektif. Hal itu menjadi fokus dalam kegiatan Orientasi Pembinaan Posyandu Bidang Kesehatan bagi Tenaga Kesehatan Puskesmas Kota Sukabumi Tahun 2026 di Hotel Balcony.

“Orientasi tersebut diarahkan untuk memperkuat kemampuan tenaga kesehatan dalam mendampingi kader, meningkatkan keterampilan pelayanan, sekaligus mengevaluasi pelaksanaan kegiatan Posyandu di wilayah kerja masing-masing,” kata Ida kepada Radar Sukabumi, pada Rabu (14/10).

Penguatan kapasitas ini juga berkaitan dengan transformasi layanan kesehatan primer berbasis siklus hidup. Melalui pendekatan tersebut, pelayanan kesehatan diharapkan tidak hanya berfokus pada penanganan ketika masyarakat sakit, tetapi juga mencakup upaya promotif dan preventif yang berkesinambungan sesuai kebutuhan setiap kelompok usia.

“Dalam pelaksanaannya, tenaga kesehatan Dinas Kesehatan, petugas puskesmas, serta tenaga promosi kesehatan rumah sakit mendapatkan pembekalan dari narasumber Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat. Materi yang diberikan diharapkan menjadi bekal untuk meningkatkan kualitas pendampingan dan pembinaan kader di lapangan,” jelasnya.

Ia menegaskan, keberadaan kader Posyandu memiliki peran strategis karena menjadi salah satu penghubung antara layanan kesehatan dan masyarakat. Karena itu, kemampuan kader perlu terus diperkuat melalui pendampingan tenaga kesehatan agar pelayanan yang diberikan semakin berkualitas dan sesuai kebutuhan warga.

Pihaknya berharap penguatan kompetensi tenaga kesehatan dapat berdampak langsung terhadap peningkatan kinerja Posyandu. “Sinergi antara petugas kesehatan dan kader menjadi faktor penting dalam memperluas jangkauan edukasi kesehatan, deteksi dini masalah kesehatan, serta pelayanan dasar di tengah masyarakat,” tandasnya. (ris)