sukabumimetro.com/ – Pembaruan data sosial tidak selalu harus menunggu masyarakat datang ke kantor pemerintahan. Di Kelurahan Babakan, Kecamatan Cibeureum, Pemerintah Kota Sukabumi melalui Dinas Sosial kembali turun langsung menemui warga melalui program Grebeg Desil.
Kegiatan yang dipusatkan di Kantor Kelurahan Babakan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan sekaligus menyampaikan berbagai persoalan terkait data sosial. Antusiasme warga terlihat sepanjang pelaksanaan, yang berlangsung dengan melibatkan sejumlah unsur pendukung pelayanan sosial.
Kepala Dinas Sosial Kota Sukabumi dr. Lulis Delawati mengatakan, Grebeg Desil merupakan bagian dari upaya pemerintah mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus memastikan data sosial terus diperbarui dan dimutakhirkan.
Menurut Lulis, data menjadi bagian penting dalam menentukan ketepatan sasaran berbagai program sosial. Karena itu, masyarakat diharapkan mengikuti setiap tahapan dengan sabar agar proses pembaruan data dapat berjalan sesuai mekanisme.
“Kami mengimbau masyarakat untuk bersabar mengikuti setiap prosesnya. Grebeg Desil ini hadir untuk mendekatkan pelayanan sekaligus membantu masyarakat dalam pembaruan dan pemutakhiran data sosial,” ujar Lulis, kepada Radar Sukabumi pada Rabu (7/10).
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut tidak hanya melibatkan Dinas Sosial. Sejumlah unsur turut hadir dan berpartisipasi, di antaranya Ketua dan Sekretaris Jenderal Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) sebagai pilar sosial, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Sukabumi, serta Sukabumi Kaum Muda (SKM).
“Keterlibatan lintas unsur ini menjadi bagian dari upaya mempertemukan kebutuhan masyarakat dengan layanan yang tersedia. Warga tidak hanya mendapatkan ruang untuk memperbarui informasi terkait kondisi sosialnya, tetapi juga dapat memperoleh pendampingan sesuai persoalan yang dihadapi,” tegasnya.
Ia menyatakan, pemutakhiran data bukan sekadar persoalan administrasi. Data yang terus diperbarui diperlukan agar gambaran kondisi masyarakat dapat mengikuti perubahan yang terjadi di lapangan.
“Melalui Grebeg Desil, pendekatan pelayanan pun diarahkan lebih dekat dengan warga. Pemerintah tidak hanya menunggu laporan masuk, tetapi hadir untuk mendengarkan, memeriksa kebutuhan, dan membantu masyarakat melewati proses pembaruan data,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pelaksanaan di Kelurahan Babakan menjadi salah satu bagian dari rangkaian upaya tersebut. Dengan kolaborasi antara pemerintah, pilar sosial, dan unsur masyarakat. “Kami juga berharap pelayanan sosial dapat semakin mudah dijangkau sekaligus membangun komunikasi langsung dengan warga,” tandasnya. (ris)



