Kota Sukabumi

Anggaran Terbatas, Pemkot Gandeng Pengusaha Dukung Kontingen Porprov

×

Anggaran Terbatas, Pemkot Gandeng Pengusaha Dukung Kontingen Porprov

Sebarkan artikel ini

sukabumimetro.com/ – Perjuangan menuju arena Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tidak hanya berlangsung di lapangan. Di balik persiapan ratusan atlet Kota Sukabumi, masih terdapat kebutuhan pembiayaan yang harus dipenuhi agar kontingen dapat bertanding secara optimal.

Keterbatasan kemampuan fiskal daerah membuat Pemerintah Kota Sukabumi bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Sukabumi mencari jalan lain. Salah satunya dengan menggandeng dunia usaha dan para pengusaha daerah untuk ikut menopang kebutuhan kontingen yang akan berlaga di Porprov.

Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana mengatakan, pemerintah daerah baru mampu menyiapkan sekitar Rp2 miliar. Sementara kebutuhan pembiayaan kontingen diperkirakan mencapai Rp3 miliar hingga Rp4 miliar.

“Sesungguhnya pembinaan atlet itu bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi seluruh masyarakat Kota Sukabumi, termasuk dunia usaha di dalamnya,” ujar Bobby.

Menurutnya, terdapat sekitar 467 atlet dan official yang membutuhkan dukungan selama mengikuti rangkaian pertandingan. Karena itu, Pemkot Sukabumi mendorong terbentuknya tim kontingen yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah, DPRD, TNI, kepolisian hingga perbankan.

“Kita sepakat membentuk satu tim kontingen yang diketuai oleh Pak Dandim, dengan wakil dari DPRD, serta melibatkan unsur Kepolisian dan perbankan. Harapannya, para pengusaha dapat membantu memenuhi kebutuhan operasional, sarana, maupun kebutuhan atlet lainnya,” katanya.

Bagi Bobby, keterlibatan sektor swasta bukan sekadar upaya menutup kekurangan anggaran. Lebih jauh, kolaborasi tersebut diharapkan menjadi bentuk kepedulian bersama terhadap pembinaan olahraga dan perjuangan atlet yang membawa nama Kota Sukabumi.

Sementara itu, Ketua KONI Kota Sukabumi Yoseph Mahdi Yuansyah menyambut langkah tersebut. Ia menilai keterbatasan anggaran tidak boleh membuat semangat kontingen menurun. Justru dalam kondisi tersebut, seluruh unsur yang terlibat dituntut bekerja lebih keras dan menjaga integritas.

“Loyalitas tanpa batas dan penuh integritas. Bekerja keras dengan ikhlas walaupun anggaran terbatas, tidak boleh jadi alasan untuk tidak gas,” tegas Yoseph.

KONI mencatat kontingen Kota Sukabumi yang dipersiapkan untuk Porprov mencapai sekitar 478 orang, terdiri dari atlet dan official yang akan turun pada 38 cabang olahraga.

“Persiapan tersebut memang tidak sepenuhnya berjalan tanpa kendala. Salah satu atlet andalan dari cabang olahraga kempo, Andika Yuda, harus mengundurkan diri karena mengalami cedera. Namun, kondisi itu tidak mengubah target yang telah dipatok KONI,” ucapnya.

Ia menegaskan, pada Porprov tahun ini pihaknya membidik 12 medali emas sekaligus berusaha menembus posisi 15 besar klasemen Porprov. Target tersebut kini bukan hanya menjadi tugas para atlet yang bertanding.

“Dukungan pemerintah, KONI, masyarakat, dan dunia usaha diharapkan menjadi kekuatan tambahan agar para atlet dapat fokus memberikan kemampuan terbaiknya saat berada di arena pertandingan,” harapnya. (ris)