Kota Sukabumi

Dinkes Kota Sukabumi Dorong Terwujudnya Rumah Sakit Ramah Disabilitas

×

Dinkes Kota Sukabumi Dorong Terwujudnya Rumah Sakit Ramah Disabilitas

Sebarkan artikel ini
Dinkes Kota Sukabumi Dorong Terwujudnya Rumah Sakit Ramah Disabilitas
Dinkes Kota Sukabumi hadiri Bimbingan Teknis Rumah Sakit Ramah Disabilitas, ydi RS Bhayangkara Setukpa.

CIKOLE – Komitmen menghadirkan layanan kesehatan yang inklusif terus diperkuat Dinas Kesehatan Kota Sukabumi. Salah satunya melalui Bimbingan Teknis Rumah Sakit Ramah Disabilitas, di RS Bhayangkara Setukpa.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memastikan setiap fasilitas kesehatan mampu memberikan pelayanan yang setara, mudah diakses, dan responsif terhadap kebutuhan penyandang disabilitas.

Bimbingan teknis tersebut tidak hanya berfokus pada peningkatan pemahaman tenaga kesehatan, tetapi juga mendorong rumah sakit untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh. Mulai dari penyediaan sarana dan prasarana yang aksesibel, peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang memiliki perspektif inklusif, hingga penyusunan alur pelayanan khusus yang lebih cepat, aman, dan nyaman bagi penyandang disabilitas.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Ida Halimah, mengatakan pelayanan kesehatan harus dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat tanpa terkecuali. Karena itu, rumah sakit dituntut tidak hanya memiliki fasilitas yang memadai, tetapi juga menghadirkan pelayanan yang menghormati hak dan kebutuhan setiap pasien.

“Rumah sakit ramah disabilitas bukan hanya tentang pembangunan fasilitas fisik yang mudah diakses, tetapi juga bagaimana tenaga kesehatan memiliki kepedulian, empati, dan kemampuan memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien. Itulah yang terus kami dorong melalui bimbingan teknis ini,” ujar Ida, pada Rabu (29/7).

Menurutnya, pendampingan yang dilakukan Dinas Kesehatan merupakan langkah berkelanjutan agar seluruh rumah sakit di Kota Sukabumi mampu memenuhi standar pelayanan yang inklusif. Dengan demikian, penyandang disabilitas dapat memperoleh layanan kesehatan tanpa menghadapi hambatan, baik dari sisi akses, komunikasi, maupun prosedur pelayanan.

Ida menambahkan, terciptanya rumah sakit ramah disabilitas membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah, manajemen rumah sakit, tenaga kesehatan, hingga masyarakat. Melalui sinergi tersebut diharapkan ekosistem pelayanan kesehatan di Kota Sukabumi semakin berkualitas, berkeadilan, dan mampu menjawab kebutuhan seluruh lapisan masyarakat.

“Kami ingin memastikan tidak ada satu pun masyarakat yang merasa terhambat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Dengan penguatan sarana, peningkatan kompetensi SDM, serta penyempurnaan sistem pelayanan, kami optimistis rumah sakit di Kota Sukabumi akan semakin inklusif dan memberikan pelayanan yang humanis bagi semua,” pungkasnya. (ris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *