Kabupaten Sukabumi

Tekan Risiko Bencana, BPBD Kabupaten Sukabumi Sasar MPLS SMPIT Adzkiya

×

Tekan Risiko Bencana, BPBD Kabupaten Sukabumi Sasar MPLS SMPIT Adzkiya

Sebarkan artikel ini
BPBD Kabupaten Sukabumi Sasar MPLS SMPIT Adzkiya
Sejumlah siswa SMPIT Adzkiya 1 Sukabumi, saat simulasi bencana bersama BPBD Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (16/07).

SUKABUMI – Ratusan siswa SMPIT Adzkiya 1 Sukabumi menyambut antusias kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang diisi dengan sosialisasi dan simulasi mitigasi bencana oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Kamis (16/7).

Langkah ini diambil sebagai upaya nyata membentuk sekolah aman bencana di wilayah yang memiliki indeks risiko tinggi.

Kegiatan yang berpusat di lingkungan sekolah, tepatnya di Kampung Cikiray, Desa Sukamanah, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi ini, dimulai sejak pukul 10.00 WIB.

Sebanyak 315 siswa dari kelas 7 hingga kelas 9 tampak aktif mengikuti setiap tahapan arahan teknik penyelamatan diri yang diperagakan oleh petugas di lapangan.

Sekretaris BPBD Kabupaten Sukabumi, Yuni Sriheryanti kepada Radar Sukabumi mengatakan, bahwa edukasi sejak dini kepada anak-anak sekolah sangat krusial mengingat tingginya indeks risiko bencana di wilayah Kabupaten Sukabumi. Melalui momentum MPLS ini, muatan keselamatan diintegrasikan agar para siswa memiliki kesiapan mental dan tindakan.

“Kita tahu Kabupaten Sukabumi itu indeks risiko bencananya tinggi, jadi kita mulai dari anak-anak bagaimana mereka melakukan upaya mitigasi, sehingga ketika terjadi bencana bisa mengurangi risiko,” ujar Yuni saat ditemui Radar Sukabumi di lokasi kegiatan, Kamis (16/7).

Lebih lanjut, Yuni menjelaskan materi yang diberikan diawali dengan pengenalan jenis-jenis bencana secara umum, pemetaan risiko spesifik di lingkungan sekolah, hingga simulasi kedaruratan. “Yang lebih utama lagi bagaimana mereka bisa mencegah jangan sampai terjadi bencana, tetapi ketika terjadi bencana mereka sudah siap sehingga akan menekan risiko,” tambahnya, seraya menegaskan bahwa materi ini sejalan dengan program Dinas Pendidikan untuk mewujudkan sekolah yang aman dan nyaman.

Di tempat yang sama, Kepala Sekolah SMPIT Adzkiya 1 Sukabumi, Ridwan, menyambut positif kolaborasi yang terjalin dengan BPBD Kabupaten Sukabumi.

Menurutnya, program edukasi tanggap bencana di momen MPLS ini memang dirancang agar seluruh siswa tahu persis langkah mitigasi yang harus diambil dalam situasi darurat.

“Di momen MPLS ini kita memberikan edukasi tanggap bencana kepada anak-anak dengan menggandeng atau berkolaborasi dengan BPBD Kabupaten Sukabumi. Jumlah siswa yang terlibat sekitar 315 orang untuk SMP saja dari kelas 7 sampai kelas 9 dan ini masuk program MPLS siswa,” kata Ridwan.

Ridwan menegaskan, meskipun sebagian siswa merasa lingkungan mereka jauh dari potensi bahaya, pembekalan teknik dasar mitigasi ini tetap menjadi prioritas yang sangat penting karena sifat bencana yang tidak dapat diprediksi.

“Sangat penting ya karena di daerah Sukabumi ini merupakan daerah rawan bencana, maka walaupun di sini anak-anak mengira jauh dari bencana, tapi tentunya bencana tidak bisa diperkirakan. Maka hal teknik dasar mitigasi bencana itu wajib kita sampaikan,” pungkas Ridwan. (Den)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *