SLEMAN — Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) tengah memfinalisasi penjenjangan kinerja organisasi yang akan difungsikan sebagai acuan utama dalam sistem pengelolaan kinerja di seluruh jajaran.
Penyusunan ini dirancang dengan mencermati keterkaitan erat antara perencanaan, penganggaran, serta evaluasi kinerja agar pelaksanaan tugas pokok dan fungsi dapat berjalan selaras di setiap jenjang instansi.
Staf Ahli Bidang Partisipasi Masyarakat dan Pemerintah Daerah, Andi Tenri Abeng, menegaskan pentingnya hasil akhir dari penyusunan tersebut agar dapat diterapkan secara optimal oleh seluruh unit kerja.
Hal tersebut ia sampaikan saat membuka kegiatan Review dan Finalisasi Hasil Penyusunan Penjenjangan Kinerja Kementerian ATR/BPN di Pendopo Sasana Widya Bhumi, Politeknik Agraria STPN, Sleman, D.I. Yogyakarta, Kamis (22/10/2026).
“Hasil yang saya harapkan adalah penjenjangan kinerja yang implementatif, terukur, dan selaras. Ketika kegiatan ini selesai, kita juga harus memiliki kesepahaman mengenai bagaimana hasilnya nanti dapat memperkuat manajemen kinerja kementerian,” ujar Andi Tenri Abeng.
Melalui finalisasi penjenjangan kinerja ini, Kementerian ATR/BPN optimistis tata kelola institusi ke depan akan semakin akuntabel, transparan, dan berorientasi pada hasil yang nyata bagi pelayanan publik serta pencapaian target strategis nasional. (Den)

