Berita Utama

Sukabumi Hingga Bogor Terpapar Abu, KDM Sarankan Siswa Belajar di Rumah

×

Sukabumi Hingga Bogor Terpapar Abu, KDM Sarankan Siswa Belajar di Rumah

Sebarkan artikel ini

BANDUNG – Erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda kembali menimbulkan dampak nyata bagi aktivitas masyarakat. Kali ini, sektor pendidikan ikut terdampak. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merekomendasikan sekolah-sekolah di wilayah dengan intensitas abu vulkanik tinggi, seperti Bogor dan Sukabumi, untuk menerapkan pembelajaran daring mulai Senin (7/9/2026).

Rekomendasi tersebut disampaikan Dedi melalui akun Instagram pribadinya, @dedimulyadi71, pada Minggu (6/9). Dalam unggahan video, ia menekankan pentingnya kepala sekolah mengambil keputusan berdasarkan kondisi di lapangan. “Dengan semakin meningkatnya sebaran abu vulkanik, kepala sekolah bisa membuat sistem pembelajaran secara daring di rumah masing-masing,” ujarnya.

Dedi menegaskan, keputusan ini bukan aturan kaku, melainkan pedoman yang memberi ruang bagi sekolah menyesuaikan kondisi wilayah masing-masing. Ia berharap kepala sekolah mempertimbangkan aspek kesehatan, keselamatan, dan kenyamanan siswa maupun tenaga pendidik sebelum menentukan sistem pembelajaran.