SUKABUMI – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Sukabumi mewisuda dan mengambil sumpah profesi sebanyak 536 lulusan tahun akademik 2025/2026.
Tak hanya menyiapkan tenaga kesehatan profesional untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, STIKes Sukabumi juga memperkuat program bahasa asing dan pembinaan alumni untuk membuka peluang karier di luar negeri.
Wisuda dan angkat sumpah lulusan dari Program Studi D-III Keperawatan, D-III Kebidanan, Sarjana Keperawatan, Profesi Ners, dan Profesi Bidan tersebut dilaksanakan dalam dua rangkaian kegiatan pada Sabtu dan Minggu.
Ketua STIKes Sukabumi, Iwan Permana, mengatakan pengembangan kualitas lulusan terus dilakukan agar para tenaga kesehatan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, khususnya di era digitalisasi.
“Harapannya, para lulusan mampu beradaptasi dengan era digitalisasi karena dunia bergerak semakin cepat. Mereka harus terus belajar, mengikuti pelatihan, dan meningkatkan profesionalisme sesuai bidang profesinya,” ujarnya.
Selain memperkuat kompetensi, STIKes Sukabumi juga mendorong lulusan untuk memperluas kesempatan berkarier hingga tingkat internasional. Sejumlah alumni diketahui telah bekerja di berbagai negara, termasuk kawasan Eropa, Timur Tengah, Jepang dan Kuwait.
Untuk mendukung target tersebut, STIKes Sukabumi menyediakan program pembelajaran bahasa asing gratis bagi mahasiswa aktif setiap semester. Bahasa yang dipersiapkan meliputi Jerman, Jepang, dan Inggris.
Melalui program ini, alumni memperoleh informasi mengenai peluang kerja di luar negeri sekaligus pendampingan untuk mempersiapkan diri memasuki pasar kerja internasional.
Iwan menjelaskan, minat alumni untuk mencari informasi pekerjaan di luar negeri cukup tinggi. Namun, calon pekerja tetap perlu memenuhi persyaratan yang berlaku, termasuk kepemilikan Surat Tanda Registrasi (STR) sesuai ketentuan profesi dan negara tujuan.
“Kami berharap semakin banyak lulusan yang bisa mengembangkan karier di luar negeri. Karena itu, persiapan dilakukan sejak mahasiswa masih aktif melalui pembelajaran bahasa asing dan dilanjutkan dengan pembinaan setelah mereka lulus,” jelasnya.
Selain membuka peluang karier global, STIKes Sukabumi terus memperkuat mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Salah satu capaian yang menjadi perhatian ialah hasil Uji Kompetensi Nasional (UKOMNAS) tahun akademik 2025/2026.
Berdasarkan data yang disampaikan pihak kampus, tingkat kelulusan Uji Kompetensi mencapai 100 persen untuk Program Studi Profesi Kebidanan dan D-III Kebidanan. Sementara itu, Program Studi D-III Keperawatan mencatat kelulusan 98,60 persen dan Profesi Ners sebesar 91,27 persen.
STIKes Sukabumi juga mencatat capaian di bidang penelitian. Sebanyak enam judul penelitian dosen memperoleh hibah penelitian terapan dan dosen pemula, sedangkan dua judul penelitian mahasiswa lolos mendapatkan hibah dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Sementara itu, Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menyampaikan ucapan selamat kepada 536 lulusan STIKes Sukabumi. Ia menegaskan, keberhasilan para wisudawan merupakan hasil kerja keras mahasiswa, doa orang tua, serta dedikasi para dosen.
Menurut Ayep, peningkatan kualitas layanan kesehatan dan pembangunan sumber daya manusia unggul menjadi bagian penting dalam mewujudkan Kota Sukabumi yang berdaya saing. Karena itu, daerah membutuhkan tenaga kesehatan yang profesional, adaptif, berintegritas, dan memiliki empati tinggi.
Ayep berpesan agar para lulusan menjadikan sumpah profesi sebagai pedoman moral dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat secara tulus dan adil.
Ia juga mendorong para tenaga kesehatan untuk terus belajar, berinovasi, serta memanfaatkan teknologi digital guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan.
“Berikan yang terbaik bagi daerah dan bangsa, di mana pun saudara bertugas,” pesannya.
Ia turut mengapresiasi STIKes Sukabumi yang dinilai konsisten mencetak sumber daya manusia di bidang kesehatan untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Di antara ratusan lulusan yang diwisuda, Nahda, lulusan Program Studi Sarjana Keperawatan, menjadi salah satu wisudawan berprestasi dengan meraih indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,83.
Nahda mengaku bangga atas pencapaian tersebut setelah menjalani perjuangan selama empat tahun di bangku perkuliahan. Baginya, pencapaian itu menjadi hasil dari proses belajar yang telah dilalui.
Saat ini, Nahda melanjutkan pendidikan ke jenjang Profesi Ners di STIKes Sukabumi sebagai langkah untuk memperdalam kompetensi dan mempersiapkan diri memasuki dunia kerja di bidang kesehatan. (wdy)





