Kabupaten Sukabumi

Poskamling Kembali Digalakkan, Bupati Sukabumi Ajak Warga Bersatu Cegah Begal dan Tawuran

×

Poskamling Kembali Digalakkan, Bupati Sukabumi Ajak Warga Bersatu Cegah Begal dan Tawuran

Sebarkan artikel ini
Bupati Sukabumi Asep Japar
Bupati Sukabumi Asep Japar

PALABUHANRATU – Meningkatnya kekhawatiran masyarakat terhadap aksi begal, pencurian, hingga tawuran mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

Di tengah mencuatnya wacana sayembara penangkapan pelaku kejahatan yang disampaikan Gubernur Jawa Barat. Bupati Sukabumi Asep Japar menegaskan bahwa langkah paling efektif tetap dimulai dari penguatan keamanan lingkungan melalui kembali diaktifkannya pos keamanan lingkungan (Poskamling).

Menurut Asep Japar, Pemkab Sukabumi sebenarnya telah lebih dahulu mendorong masyarakat untuk menghidupkan kembali budaya ronda malam sebagai benteng awal menjaga keamanan di setiap lingkungan.

Program tersebut, kata Bupati Asep Japar juga melibatkan unsur perlindungan masyarakat (Hansip) agar sistem keamanan berbasis warga dapat berjalan secara optimal.

“Poskamling sebenarnya sudah lama kami dorong untuk diaktifkan kembali. Ronda malam bersama masyarakat dan Hansip harus kembali menjadi budaya karena keamanan lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” ujar Asep.

Ia menilai, sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mencegah munculnya tindak kriminalitas. Dengan lingkungan yang aktif melakukan pengawasan, potensi aksi begal, pencurian maupun tawuran diyakini dapat ditekan sebelum berkembang menjadi ancaman yang lebih besar.

Bupati Asep Japar berharap seluruh elemen masyarakat tidak hanya mengandalkan aparat penegak hukum, tetapi juga memiliki kepedulian menjaga lingkungan masing-masing. Menurutnya, semangat gotong royong yang selama ini menjadi ciri khas masyarakat Sukabumi harus terus dipertahankan dalam menjaga keamanan.

“Yang terpenting masyarakat dan pemerintah harus bersatu. Kalau semua peduli terhadap lingkungan, insyaallah hal-hal yang dikhawatirkan seperti pembegalan tidak terjadi,” tegasnya.

Selain persoalan keamanan, Bupati Asep Japar juga menanggapi keluhan masyarakat mengenai masih banyaknya lampu penerangan jalan umum (PJU) yang padam di sejumlah ruas jalan Kabupaten. Kondisi tersebut dinilai turut memengaruhi rasa aman warga, terutama pada malam hari.

Ia mengakui masih terdapat sejumlah PJU yang mengalami kerusakan maupun lampunya telah habis masa pakai sehingga perlu dilakukan penggantian.

“Memang masih ada PJU yang rusak dan ada yang lampunya mati. Itu menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah dan akan terus kami upayakan penanganannya,” katanya.

Pemkab Sukabumi, lanjut Asep, berkomitmen melakukan perbaikan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran agar fasilitas penerangan jalan dapat kembali berfungsi maksimal.

“Dengan penerangan yang memadai serta aktifnya Poskamling di setiap lingkungan, diharapkan rasa aman masyarakat semakin meningkat dan ruang gerak pelaku kejahatan semakin sempit,” tuturnya. (Ndi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *