SUKABUMI – Nusa Putra University (NPU) mendukung program Beasiswa Bercahaya Wali Kota Sukabumi 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus menyiapkan generasi muda yang mandiri dan siap menghadapi dunia kerja.
Dukungan tersebut disampaikan Rektor Nusa Putra University, Kurniawan, dalam kegiatan peluncuran Beasiswa Bercahaya sekaligus penyerahan mahasiswa penerima beasiswa kepada perguruan tinggi mitra di Secret Village, Kota Sukabumi, Minggu (25/10/2026).
Kegiatan ini dihadiri Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki, Wakil Wali Kota Sukabumi, jajaran pemerintah daerah, perwakilan pimpinan perguruan tinggi, serta lebih dari 300 mahasiswa penerima beasiswa dari berbagai kampus, termasuk Nusa Putra University.
Program Beasiswa Bercahaya menjadi salah satu langkah Pemerintah Kota Sukabumi dalam membuka kesempatan lebih luas bagi masyarakat untuk mengenyam pendidikan tinggi.
Program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperkuat pembangunan daerah.
Rektor Nusa Putra University, Kurniawan, mengapresiasi inisiatif Pemerintah Kota Sukabumi yang dinilai memberikan peluang bagi lebih banyak masyarakat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
“Beasiswa Wali Kota Bercahaya merupakan sebuah terobosan dari Wali Kota Sukabumi untuk memberikan akses pendidikan yang lebih luas kepada masyarakat.
Menurut kami, ini adalah program yang luar biasa dan dapat mendorong minat masyarakat Sukabumi untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi,” ujar Kurniawan.
Ia menegaskan, Nusa Putra University siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mendukung pelaksanaan program beasiswa tersebut.
Menurutnya, akses pendidikan perlu diiringi upaya mempersiapkan mahasiswa agar mampu memanfaatkan ilmu dan kompetensi yang diperoleh setelah lulus.
Kurniawan menilai, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari kesempatan mahasiswa menyelesaikan studi, tetapi juga dari kemampuan lulusan membangun masa depan dan berkontribusi kepada masyarakat.
Karena itu, pengembangan peluang karier dan kewirausahaan perlu menjadi perhatian bersama antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah.
“Selain memberikan pendidikan, kita juga perlu memberikan peluang bagi mahasiswa untuk bekerja dan mengembangkan diri, termasuk membuka kesempatan bekerja di luar negeri.
Ini menjadi bagian penting agar pendidikan yang mereka tempuh dapat memberikan manfaat bagi masa depan mereka dan keluarga,” tambahnya.
Sejalan dengan hal tersebut, Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menegaskan bahwa mahasiswa penerima Beasiswa Bercahaya diharapkan memiliki orientasi yang jelas setelah menyelesaikan pendidikan, baik memasuki dunia kerja maupun membangun usaha sendiri.
“Saya meminta kepada semua mahasiswa Bercahaya Kota Sukabumi, setelah selesai tidak boleh menganggur. Hanya ada dua pilihan, bekerja atau berusaha, berbisnis,” tegas Ayep Zaki.
Ia juga menyampaikan kesiapan pemerintah kota untuk membantu mahasiswa yang berminat meniti karier sebagai pekerja migran melalui jalur penempatan resmi.
Kesempatan tersebut diharapkan menjadi salah satu alternatif bagi lulusan untuk meningkatkan kesejahteraan diri dan keluarga.
Ayep berharap program Beasiswa Bercahaya dapat terus berlanjut untuk memperluas akses pendidikan sekaligus mendukung peningkatan pembangunan pendidikan di Kota Sukabumi.
Ia juga mengajak perguruan tinggi penerima beasiswa memperkuat kolaborasi agar manfaat program dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Komitmen kolaborasi dalam program Beasiswa Bercahaya juga mendapat apresiasi dari Wakil Rektor II Universitas Linggabuana Sukabumi, Asep Deni. Ia menilai perhatian pemerintah daerah terhadap pendidikan tinggi merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi perlu terus diperkuat agar program beasiswa dapat menjangkau lebih banyak masyarakat serta memberikan dampak nyata bagi keberlanjutan pendidikan mahasiswa.
Manfaat program tersebut turut dirasakan Muhammad Latif Ramadan Hidayat, mahasiswa Program Studi Teknologi Pangan angkatan 2026 di Nusa Putra University yang menjadi salah satu penerima Beasiswa Bercahaya.
Latif mengaku bersyukur memperoleh bantuan pendidikan tersebut karena dapat meringankan beban biaya kuliah yang ditanggung keluarganya.
“Saya sangat senang mendapatkan Beasiswa Bercahaya ini karena saya bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Beasiswa ini sangat berarti bagi saya karena dapat membantu biaya kuliah dan tidak terlalu membebani kedua orang tua,” ungkap Latif.
Bagi Latif, beasiswa tersebut bukan sekadar bantuan biaya pendidikan, tetapi juga menjadi motivasi untuk menjalani perkuliahan dengan lebih baik dan memanfaatkan kesempatan yang telah diperoleh.
Nusa Putra University menyambut positif kolaborasi melalui Beasiswa Bercahaya Wali Kota Sukabumi 2026. Program ini diharapkan terus berlanjut sebagai investasi pendidikan untuk melahirkan lulusan yang kompeten, mandiri, siap bekerja, mampu berwirausaha, serta berkontribusi bagi pembangunan Kota Sukabumi dan masyarakat luas. (wdy)





