PendidikanUNIVERSITAS NUSA PUTRA

Nusa Putra University Jadi Tuan Rumah ASEAN Youth Camp 2026, 150 Pelajar ASEAN Bertemu

×

Nusa Putra University Jadi Tuan Rumah ASEAN Youth Camp 2026, 150 Pelajar ASEAN Bertemu

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI – Sukabumi kembali menjadi ruang pertemuan generasi muda lintas negara. Lebih dari 150 pelajar dari enam negara ASEAN berkumpul dalam ASEAN Youth Camp (AYC) 2026 yang digelar di Nusa Putra University, 5–10 Oktober 2026.

Para peserta berasal dari Thailand, Vietnam, Myanmar, Filipina, Malaysia dan Indonesia. Mereka hadir bersama guru pendamping serta perwakilan dari masing-masing negara untuk mengikuti berbagai kegiatan yang mengusung semangat persahabatan, pertukaran budaya, pendidikan, teknologi dan kolaborasi generasi muda ASEAN.

Rangkaian kegiatan resmi dibuka melalui Opening Ceremony ASEAN Youth Camp 2026 di Auditorium Nusa Putra University, Selasa (6/10/2026). Pembukaan dihadiri ratusan peserta dan guru pendamping, jajaran pimpinan Nusa Putra University, President AEISA, perwakilan Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ikatan Guru Indonesia (IGI), perwakilan sekolah di Indonesia serta sejumlah tamu undangan.

Suasana pembukaan berlangsung meriah dengan parade peserta dari masing-masing negara. Mereka menampilkan identitas dan keberagaman budaya negara asal sebagai simbol persahabatan dan keberagaman di kawasan ASEAN.

Rektor Nusa Putra University Kurniawan mengatakan, ASEAN Youth Camp menjadi program strategis untuk mempertemukan generasi muda dari berbagai negara sekaligus membuka peluang kolaborasi sejak dini.

“Ini adalah sebuah program yang bagus. Makanya saya support. Kita sebagai universitas yang berorientasi global tentunya melihat program ini sebagai program yang sangat baik untuk membangun kolaborasi antargenerasi di ASEAN,” ujarnya.

Menurut Kurniawan, interaksi antarpelajar dari berbagai negara dapat menjadi modal penting untuk membangun hubungan yang lebih kuat di masa mendatang.

“Ini kesempatan yang bagus buat anak-anak untuk bisa berkolaborasi bersama-sama. Ketika saya masih muda, saya juga melihat pentingnya membangun hubungan seperti ini. Harapannya ke depan mereka dapat menjadi bagian dari ASEAN yang lebih baik,” ungkapnya.

Sementara itu, President AEISA Kittiporn Intusida menyampaikan, ASEAN Youth Camp merupakan program tahunan yang pelaksanaannya dilakukan secara bergiliran di negara-negara anggota ASEAN.

Tahun ini, Indonesia mendapat kesempatan menjadi tuan rumah dengan Sukabumi sebagai lokasi penyelenggaraan. Menurutnya, Nusa Putra University dipilih tidak terlepas dari rekomendasi serta hubungan kerja sama yang telah terbangun sebelumnya.

“Kami sangat senang berada di sini. Nusa Putra memiliki lingkungan yang baik, pemandangan yang menarik, serta dukungan kerja sama yang sangat baik,” katanya.

Ia juga mengapresiasi Nusa Putra University dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan AYC 2026.

“Terima kasih yang tulus kepada Nusa Putra University dan seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan kegiatan ini,” ujarnya.

Selain pertukaran budaya dan pembelajaran, AYC 2026 juga diisi berbagai aktivitas menarik. Di antaranya kompetisi video pendek bagi siswa serta ruang berbagi inovasi pendidikan bagi para guru.

Kittiporn berharap persahabatan dan jejaring yang terbentuk selama kegiatan tidak berhenti setelah camp berakhir. Para peserta dan guru diharapkan tetap menjalin komunikasi serta mengembangkan berbagai bentuk kolaborasi secara berkelanjutan.

“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti hanya di camp. Setelah kegiatan selesai, para peserta dan guru dapat tetap berkomunikasi secara online, saling berbagi tentang sekolah, pendidikan, dan berbagai hal yang dapat dikembangkan bersama,” pungkasnya.

Setelah pembukaan, rangkaian AYC 2026 dilanjutkan dengan berbagai kegiatan yang memadukan pendidikan, teknologi, budaya, kepemimpinan dan interaksi lintas negara. Peserta juga akan mengikuti Night Performance untuk menampilkan kreativitas dan budaya dari negara masing-masing.(wdy)