PendidikanUNIVERSITAS NUSA PUTRA

AYC 2026 Jadi Panggung Promosi Pariwisata Sukabumi ke ASEAN

×

AYC 2026 Jadi Panggung Promosi Pariwisata Sukabumi ke ASEAN

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI – Kabupaten Sukabumi mendapat momentum untuk memperkenalkan potensi pariwisata daerah kepada generasi muda dari berbagai negara ASEAN melalui penyelenggaraan ASEAN Youth Camp (AYC) 2026.

Lebih dari 150 peserta dari enam negara ASEAN, yakni Indonesia, Thailand, Vietnam, Myanmar, Filipina, dan Malaysia, mengikuti AYC 2026 yang berlangsung pada 5–10 Oktober 2026.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pariwisata menyambut kedatangan para peserta dalam Opening Ceremony ASEAN Youth Camp 2026 yang digelar di Auditorium Nusa Putra University, Selasa (6/10/2026).

Kegiatan internasional tersebut dinilai menjadi kesempatan strategis bagi Kabupaten Sukabumi untuk memperkenalkan kekayaan alam, budaya, kuliner, hingga berbagai destinasi wisata kepada peserta dari negara-negara ASEAN.

Dalam kegiatan tersebut, Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi diwakili Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Esa Nugraha, S.T. Ia menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta dan guru pendamping yang telah hadir di Sukabumi.

“Selamat datang di Kabupaten Sukabumi kepada seluruh peserta ASEAN Youth Camp 2026. Kami merasa senang dan bangga dapat menerima kehadiran para peserta dari berbagai negara ASEAN,” ujar Esa.

Ia berharap para peserta tidak hanya mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, tetapi juga mendapatkan pengalaman berkesan selama berada di Sukabumi.

“Semoga selama berada di Sukabumi, seluruh peserta mendapatkan pengalaman yang berkesan, mengenal budaya masyarakat, sekaligus menikmati berbagai potensi yang dimiliki Kabupaten Sukabumi,” katanya.

Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi juga menyampaikan apresiasi kepada Nusa Putra University yang telah menghadirkan ASEAN Youth Camp 2026 di Sukabumi.

Menurut Esa, kegiatan internasional seperti AYC 2026 memberikan ruang bagi Kabupaten Sukabumi untuk memperkenalkan daerah secara langsung kepada masyarakat internasional, khususnya generasi muda.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Nusa Putra University yang telah memilih dan menghadirkan kegiatan internasional ini di Sukabumi. Kegiatan seperti ini tentu memberikan dampak positif karena peserta tidak hanya datang untuk mengikuti rangkaian acara, tetapi juga dapat mengenal Sukabumi lebih dekat,” ungkapnya.

Kehadiran peserta dari enam negara ASEAN juga dinilai dapat memperluas promosi pariwisata Sukabumi melalui pengalaman langsung yang mereka dapatkan selama berada di daerah.

Para peserta AYC 2026 tidak hanya mengikuti agenda di lingkungan Nusa Putra University. Mereka juga mendapat kesempatan mengenal lingkungan, budaya, masyarakat, serta berbagai potensi yang dimiliki Kabupaten Sukabumi.

Dinas Pariwisata pun mendorong para peserta untuk mengeksplorasi pariwisata Sukabumi selama mengikuti kegiatan.

Kabupaten Sukabumi diketahui memiliki beragam potensi wisata, mulai dari pantai, pegunungan, wisata alam, budaya, kuliner, hingga berbagai destinasi dengan karakter khas daerah.

Esa menilai pengalaman langsung menjadi salah satu cara efektif untuk memperkenalkan destinasi wisata Sukabumi kepada generasi muda dari berbagai negara.

“Kami berharap para peserta tidak hanya mengikuti kegiatan AYC 2026, tetapi juga dapat mengeksplorasi Sukabumi. Kenali alamnya, budayanya, masyarakatnya, kulinernya, dan berbagai destinasi yang ada,” jelasnya.

Ia berharap pengalaman selama berada di Sukabumi dapat menjadi cerita positif yang dibawa para peserta ketika kembali ke negara masing-masing.

“Setelah kembali ke negara masing-masing, kami berharap pengalaman tersebut dapat menjadi cerita tentang Sukabumi yang mereka bagikan kepada teman, keluarga, dan masyarakat di negara mereka,” tambahnya.

Kehadiran peserta internasional dalam ASEAN Youth Camp 2026 juga memberikan perspektif baru bagi Kabupaten Sukabumi dalam memperkenalkan daerah sebagai destinasi yang berpotensi menarik wisatawan mancanegara.

Interaksi langsung antara peserta dan lingkungan Sukabumi diharapkan dapat membangun kesan positif sekaligus membuka peluang promosi pariwisata melalui jejaring generasi muda ASEAN.

Dengan demikian, AYC 2026 tidak hanya menjadi ruang pertukaran budaya dan pendidikan antarpelajar, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan pariwisata Kabupaten Sukabumi ke tingkat internasional.

Bagi Kabupaten Sukabumi, pengalaman para peserta selama mengikuti kegiatan diharapkan dapat menjadi pintu masuk untuk mengenalkan lebih luas potensi daerah kepada masyarakat di negara-negara ASEAN. (wdy)