Berita Utama

Penampakan SDN Tegalega Krisis Ruang Belajar: Satu Kelas Tanpa Atap

×

Penampakan SDN Tegalega Krisis Ruang Belajar: Satu Kelas Tanpa Atap

Sebarkan artikel ini

Dengan total 47 siswa, SDN Tegalega hanya memiliki lima ruangan yang masih bisa digunakan. Ruang guru pun terpaksa dialihfungsikan menjadi ruang kelas. Sementara siswa kelas 1 dan 2 harus bergantian menggunakan satu ruangan: kelas 1 belajar pagi, kelas 2 siang. “Tidak ideal, tapi ini satu-satunya cara agar anak-anak tetap mendapat hak belajar,” ucap Jumei penuh harap.

Kondisi SDN Tegalega menjadi potret nyata ketimpangan layanan pendidikan di daerah pedesaan. Di saat sekolah lain menikmati fasilitas modern, anak-anak di Tegalega harus belajar di bawah atap bocor dan tembok retak.

“Kami khawatir, jika tak ada perbaikan segera, kualitas pendidikan anak-anak akan semakin tertinggal. Selain itu, keselamatan mereka terancam,” pungkasnya.(den/d)