JAKARTA — Kapolri melakukan mutasi besar-besaran terhadap jajaran perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen). Sebanyak 88 personel mendapat penugasan baru, termasuk pergantian pada 19 jabatan Kapolda di sejumlah wilayah. Selain itu, Polri juga menggelar Korps Raport kenaikan pangkat terhadap 23 Pati.
Rangkaian kegiatan ini dipimpin langsung Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (3/10/2026) malam. Dalam kesempatan tersebut, 23 Pati Polri resmi naik pangkat: tujuh menjadi Komisaris Jenderal (Komjen), 14 menjadi Inspektur Jenderal (Irjen), dan dua menjadi Brigadir Jenderal (Brigjen).
Tujuh Pati yang naik pangkat menjadi Komjen antara lain: Sandi Nugroho, Dadang Hartanto, Dedy Kusuma Bakti, Asep Safrudin, Hery Herjawan, Andik Setiyono, dan Rudi Darmoko. Sementara 14 Pati yang naik menjadi Irjen di antaranya: Agus Dwi Hermawan, Putu Putera Sadana, Hendra Kurniawan, Tubagus Ami Prindani, Pasma Royce, Yosi Muhamartha, Deni Dharmapala, Sonny Irawan, Rony Samtana, Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, Adrianto Jossy Kusumo, Roy Hardi Siahaan, dan Adex Yudiswan. Dua Pati lainnya, Anwar Haidar dan M. Darwis Debby Hermawan, naik pangkat menjadi Brigjen.
Mutasi tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026. Dari 88 personel yang dimutasi, 70 di antaranya mendapat promosi atau jabatan baru. Pergantian mencakup sejumlah posisi strategis di Mabes Polri, seperti Kabaintelkam, Kabareskrim, Kabaharkam, Kalemdiklat, Astamarena Kapolri, Aslog Kapolri, As SDM Kapolri, Kadivpropam, Kadiv TIK, Kadensus 88 Antiteror, Kadivkum, Kakortastipidkor, dan Koorspripim Polri.
Selain itu, 19 jabatan Kapolda juga berganti, meliputi Kapolda Metro Jaya, Maluku, Kepri, Riau, NTT, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Sumatera Barat, Sulawesi Selatan, Jambi, Gorontalo, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, dan DIY.

