Situasi ini menjadi pengingat bahwa dinamika geopolitik dapat langsung memengaruhi mobilitas udara internasional. Meski penerbangan langsung dari Indonesia ke sejumlah negara tetap berjalan normal, kewaspadaan tetap diperlukan. Bagi penumpang, hak-hak perjalanan harus dijamin, sementara bagi pemerintah, pemantauan ketat menjadi kunci agar masyarakat tetap memperoleh kepastian di tengah kondisi yang penuh ketidakpastian.(*)
Indonesia Awasi Dampak Penutupan Bandara Riyadh terhadap Penumpang
redaksi2 min baca