JAWA BARAT

Gubernur Jabar Minta Insinyur Aktif Tangani Karhutla

×

Gubernur Jabar Minta Insinyur Aktif Tangani Karhutla

Sebarkan artikel ini

BANDUNG —  Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi sorotan. Gubernur Jawa Barat (jabar) Dedi Mulyadi menegaskan bahwa insinyur Indonesia harus mengambil peran aktif dalam merancang solusi pencegahan hingga teknologi pemadaman yang efektif dan terjangkau bagi masyarakat.

Dalam Konferensi Insinyur se-Asia Tenggara ke-44 di Bandung, Selasa, Dedi menekankan bahwa persoalan lingkungan membutuhkan pemikiran teknis yang konkret. “Sering kali kita berpikir terlalu jauh, padahal masih banyak persoalan sederhana yang belum terselesaikan. Persoalan kebakaran hutan harus diselesaikan melalui pemikiran para insinyur,” ujarnya.

Menurutnya, insinyur tidak cukup hanya memikirkan langkah penanganan setelah kebakaran terjadi. Mereka juga perlu merancang sistem pencegahan, metode deteksi penyebaran api, hingga peralatan pemadaman yang bisa digunakan masyarakat dengan biaya terjangkau. Dedi menilai pendekatan semacam ini bukan hal baru, namun sering terhambat oleh cara berpikir ekonomi jangka pendek.

Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Ilham Akbar Habibie menambahkan bahwa karhutla merupakan persoalan kompleks yang perlu ditangani melalui penataan sektor pertanian dan kehutanan serta penerapan pendekatan keinsinyuran. Ia menyoroti kebakaran lahan gambut yang sulit dipadamkan karena api menjalar di bawah permukaan tanah. “Ini hal yang sangat serius agar kita bisa menghindari kerugian pada kualitas hidup, karena udara yang kita hirup juga sangat tidak baik,” katanya.