sukabumimetro.com/ – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi memperkuat kemampuan operator alat berat untuk menekan risiko kecelakaan kerja sekaligus memastikan peralatan yang digunakan dalam pekerjaan lapangan tetap berfungsi optimal.
Upaya tersebut dilakukan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Operator Alat Berat yang digelar DLH Kota Sukabumi bekerja sama dengan PT Trakindo Utama. Pelatihan tidak hanya diarahkan pada kemampuan mengoperasikan alat, tetapi juga mencakup pemahaman mengenai prosedur keselamatan, penggunaan alat sesuai fungsi, hingga pemeliharaan agar tidak mudah mengalami kerusakan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi, Yudi Sutriana mengatakan, keterampilan operator menjadi faktor penting karena alat berat memiliki risiko tinggi apabila dioperasikan tanpa pemahaman teknis yang memadai.
“Operator harus memahami bukan hanya bagaimana alat itu dijalankan, tetapi juga bagaimana mengoperasikannya dengan aman, sesuai prosedur, serta mengetahui kondisi alat sebelum digunakan. Ini penting untuk keselamatan operator maupun orang-orang yang berada di sekitar lokasi kerja,” ujar Yudi, kepada Radar Sukabumi, pada Minggu (6/9).
Menurutnya, kemampuan operator juga berkaitan langsung dengan efektivitas pekerjaan DLH di lapangan. Alat berat yang digunakan secara tepat dan dirawat secara rutin akan memiliki kinerja lebih baik sehingga pekerjaan dapat dilakukan secara efisien.
Yudi menambahkan, pemeliharaan alat menjadi bagian yang tidak kalah penting. Operator diharapkan mampu mengenali kondisi dasar alat, melakukan pemeriksaan sebelum dan sesudah penggunaan, serta segera melaporkan apabila ditemukan gangguan teknis.
“Jangan sampai alat digunakan terus-menerus tanpa memperhatikan perawatannya. Pemeriksaan rutin dan penggunaan sesuai standar akan membantu memperpanjang usia alat sekaligus mengurangi potensi kerusakan saat dibutuhkan,” katanya.
Pihaknya berharap peningkatan kompetensi tersebut berdampak langsung terhadap kualitas pekerjaan di lapangan. “Dengan operator yang lebih terampil dan memahami aspek keselamatan serta perawatan, penggunaan alat berat dapat lebih efektif dalam menunjang berbagai kebutuhan operasional lingkungan di Kota Sukabumi,” tandasnya. (ris)



