Kota Sukabumi

Dinas Sosial Kota Sukabumi Kucurkan Bantuan

×

Dinas Sosial Kota Sukabumi Kucurkan Bantuan

Sebarkan artikel ini
Dinsos Kota Sukabumi saat menyalurkan bantuan
Dinsos Kota Sukabumi saat menyalurkan bantuan kepada Ibu Liah Aliyani, warga Jalan Arif Rahman Hakim RT3/RW4, Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, Jumat (10/7).

WARUDOYONG – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Sukabumi, kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap warga yang membutuhkan melalui kegiatan intervensi permakanan. Bantuan tersebut, diberikan kepada Liah Aliyani warga Jalan Arif Rahman Hakim RT3/RW4, Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, yang hidup dalam kondisi ekonomi dan kesehatan yang terbatas.

Sekretaris Dinas Sosial Kota Sukabumi, Lulis Delawati mengatakan, intervensi tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan warga yang membutuhkan tetap mendapatkan perhatian, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan pangan sehari-hari.

“Kami melaksanakan kegiatan intervensi permakanan kepada Ibu Liah Aliyani di Kelurahan Benteng. Kondisi ekonomi dan kesehatannya menjadi perhatian kami sehingga bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari,” kata Lulis kepada Radar Sukabumi, Jumat (10/7).

Menurut Lulis, Liah tinggal bersama suaminya yang bekerja sebagai sopir angkutan kota dengan penghasilan sekitar Rp50 ribu per hari. Pasangan tersebut memiliki seorang anak yang kini tinggal di Garut dan hanya sesekali dapat membantu kebutuhan orang tuanya.

“Ibu Liah memiliki riwayat penyakit asam urat, jantung, dan gangguan lambung sehingga aktivitas sehari-harinya cukup terbatas. Karena itu, keluarga ini membutuhkan dukungan dari berbagai pihak,” ujarnya.

Lulis menjelaskan, hingga saat ini Ibu Liah belum pernah menerima bantuan sosial karena masih tercatat berada pada desil yang tinggi dalam data sosial pemerintah. Meski demikian, pihak Kelurahan Benteng telah membantu mengajukan proses penurunan desil agar yang bersangkutan dapat memperoleh akses terhadap program bantuan sosial.

“Kelurahan sudah membantu proses pengajuan penurunan desil. Kami berharap setelah data diperbarui, Ibu Liah bisa masuk sebagai penerima bantuan sosial sesuai ketentuan yang berlaku,” bebernya.

Ia menambahkan, meski rumah yang ditempati merupakan milik sendiri, kondisinya masih belum memiliki dapur dan toilet. Untuk kebutuhan mandi, cuci, dan kakus (MCK), keluarga tersebut masih memanfaatkan toilet umum, sementara kebutuhan beras sehari-hari terkadang dibantu oleh warga sekitar.

“Alhamdulillah, Ibu Liah sudah memiliki BPJS Kesehatan sehingga tetap dapat mengakses layanan kesehatan. Kami berharap intervensi ini dapat meringankan beban keluarga sekaligus menjadi langkah awal agar bantuan sosial lainnya dapat segera diterima setelah proses pembaruan data selesai,” pungkasnya. (Bam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *