SUKABUMI – Anggota DPR RI Komisi II, Heri Gunawan, menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mengawal Demokrasi Pancasila dan menjaga integritas Pemilu.
Hal tersebut disampaikannya dalam agenda Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Masyarakat Sukabumi yang berlangsung pada 29 hingga 31 Oktober 2026.
Kegiatan yang digelar di Sukabumi tersebut dihadiri oleh ratusan warga perwakilan Dapil 5 Kabupaten Sukabumi, Komisioner Bawaslu Jawa Barat Amarullah, tokoh politik Sukabumi Saefullah, serta jajaran jajaran Komisioner Bawaslu Kota dan Kabupaten Sukabumi.
Dalam pemaparannya, Heri Gunawan menyoroti tren penurunan kualitas demokrasi di Indonesia berdasarkan laporan Indeks Demokrasi Indonesia (IDI).
Ia menyebutkan bahwa menjaga kualitas demokrasi bukan hanya tugas penyelenggara seperti KPU dan Bawaslu, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
“Pancasila tidak cukup untuk dihafalkan, demokrasi tidak cukup untuk disaksikan, dan pemilu tidak cukup hanya untuk diikuti. Pancasila harus diamalkan, demokrasi harus dikawal, dan pemilu harus diawasi oleh warga negara yang cerdas, kritis, serta bertanggung jawab,” ujar legislator yang akrab disapa HG tersebut.
HG menambahkan, Bawaslu telah merancang berbagai program pengawasan partisipatif untuk melibatkan publik, di antaranya Pendidikan Pengawas Partisipatif, Pojok Pengawasan, Forum Warga, hingga Komunitas Digital.
Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat kunci utama mencegah terjadinya politik uang, hoaks, serta pelanggaran kecurangan Pemilu sejak dini.
Sementara itu, jajaran Bawaslu dan tokoh politik lokal yang hadir turut mengapresiasi dorongan penguatan pengawasan partisipatif ini. Keterlibatan warga Sukabumi diharapkan dapat mendongkrak kualitas demokrasi di Jawa Barat dan mewujudkan Pemilu 2029 yang bermartabat. (Den)