Ketua DPD Partai Golkar Kota Sukabumi terpilih, Gundar Kolyubi, saat diwawancarai. FOTO: GARIS/RADAR SUKABUMI
SUKABUMI – Gundar Kolyubi resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Sukabumi terpilih hasil dari Musyawarah Daerah (Musda) yang digelar di Hotel Anugrah Kota Sukabumi, Minggu (25/10/2026). Gundar langsung memasang target mengembalikan perolehan kursi partainya menjadi enam kursi pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2029.
Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Daniel Muttaqien Syafiuddin, menyampaikan harapannya agar kepemimpinan Gundar mampu meningkatkan perolehan suara sekaligus memperkuat konsolidasi internal partai. Menurutnya, dinamika yang muncul selama Musda merupakan hal lumrah dalam organisasi politik yang memiliki banyak kader potensial.
“Dinamika itu terjadi di semua kabupaten/kota, namanya juga Golkar. Kader-kadernya penuh dengan banyak potensi dan semuanya memiliki kualitas. Karena itu, dinamika dalam Musda menjadi sesuatu yang wajar,” ujar Daniel.
Ia menilai proses Musda kali ini menunjukkan kedewasaan kader dalam menyikapi perbedaan. Daniel juga menekankan pentingnya merangkul seluruh kekuatan yang ada di internal partai agar kepengurusan baru dapat berjalan efektif.
“Sehebat-hebatnya Daniel Muttaqien atau Pak Gundar, tanpa kerja sama dengan semua pihak dan seluruh kekuatan yang ada, tentu tidak akan menjadi apa-apa. Kekuatan besar itu akan terbentuk ketika kita bisa mengakomodasi semua kekuatan, khususnya di Kota Sukabumi,” katanya.
Daniel menegaskan, penambahan kursi legislatif menjadi prioritas bagi Golkar Kota Sukabumi. Selain itu, konsolidasi kader dinilai penting untuk mempersiapkan partai menghadapi agenda politik berikutnya.
Sementara itu, Gundar Kolyubi menyebut terpilihnya dirinya sebagai amanah besar yang harus dijalankan dengan memperkuat soliditas organisasi. Ia berharap Golkar Kota Sukabumi menjadi lebih solid, meningkatkan militansi kader, serta memperkuat proses kaderisasi.
Gundar juga menyoroti persoalan komitmen kader ketika menghadapi momentum politik. Berdasarkan pengalamannya berorganisasi di Golkar, ia mengaku pernah menyaksikan sejumlah orang yang sebelumnya berada dalam barisan partai justru bergabung dengan kelompok politik lawan saat pemilihan legislatif maupun pemilihan kepala daerah.
“Saya tidak mau punya saudara yang seperti itu. Kalau kita mau berjuang demi Golkar, kalah menang kita berjuang untuk Golkar. Tidak harus mencari sesuatu di luar komitmen membesarkan partai,” tegasnya.
Pengalaman tersebut, lanjut Gundar, menjadi salah satu pertimbangannya untuk membangun kepengurusan yang mengedepankan loyalitas dan komitmen terhadap partai. Namun, ia juga menempatkan penguatan organisasi dan kaderisasi sebagai bagian penting dari agenda kepemimpinannya.
Untuk Pileg 2029, Gundar menargetkan Golkar Kota Sukabumi mampu meraih minimal enam kursi DPRD. Ia juga menyatakan keinginannya untuk mendorong kader partai tampil dalam kontestasi pemilihan kepala daerah mendatang.
“Insyaallah untuk Pileg 2029, target minimal enam kursi. Kita akan kembalikan ke enam kursi. Dari Golkar juga, target saya ada calon yang berani tampil di Pilkada nanti,” ungkapnya.
Dengan target tersebut, kepemimpinan Gundar akan dihadapkan pada pekerjaan konsolidasi internal, penguatan kaderisasi, dan upaya meningkatkan perolehan kursi pada pemilu mendatang. (ris)