JAKARTA — Nama Markús Páll Ellertsson mulai mencuri perhatian pencinta sepak bola Indonesia. Penyerang muda berusia 20 tahun ini mencatatkan 15 gol sepanjang musim 2026 bersama ÍA Akranes di Liga Islandia, sekaligus membuka peluang untuk dinaturalisasi membela Timnas Garuda.
Markús lahir pada 6 Februari 2006 dan memiliki garis keturunan Indonesia dari sang ibu yang berasal dari Jakarta. Postur tubuhnya yang mencapai 189 sentimeter membuatnya menonjol sebagai penyerang tengah dengan karakteristik fisik yang jarang dimiliki skuad Garuda.
Sorotan terhadap Markús semakin kuat setelah Noor Korompot, Staf Khusus Menteri Hukum RI, menyinggung potensi sang pemain melalui media sosial. Meski demikian, hingga kini belum ada pengumuman resmi dari PSSI mengenai proses naturalisasi atau perekrutan.
Sepanjang musim 2026, Markús tampil konsisten dengan 14 gol di liga dan satu gol di piala domestik. Produktivitas itu mengantarnya meraih penghargaan Pemain Muda Terbaik Liga Islandia 2026 versi program sepak bola Innkastio. Namun, perjalanan kariernya tidak selalu mulus. Ia sempat bergabung dengan Triestina di Italia pada 2025, tetapi hanya mencatat empat penampilan tanpa gol sebelum kembali ke Islandia.
Selain catatan gol, latar belakang keluarga Markús menjadi alasan kuat mengapa namanya dikaitkan dengan Timnas Indonesia. Sang ibu lahir di Jakarta sebelum kemudian dibesarkan di Islandia. Fakta ini membuka peluang administratif, meski tetap harus melalui verifikasi dokumen dan regulasi FIFA.

