Nasional

13 Tersangka, 353 PNS Dipecat: Prabowo Tegaskan MBG Belum Sempurna

×

13 Tersangka, 353 PNS Dipecat: Prabowo Tegaskan MBG Belum Sempurna

Sebarkan artikel ini

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto mengakui program unggulan pemerintah, Makan Bergizi Gratis (MBG), masih menghadapi banyak kekurangan. Dalam Sidang Kabinet Paripurna yang menandai dua tahun pemerintahannya, Rabu (21/10/2026), Prabowo menegaskan perlunya pengawasan ketat dan penindakan tegas agar program strategis ini benar-benar memenuhi kebutuhan gizi anak-anak Indonesia.

Prabowo menyebut MBG sebagai program vital yang berkaitan langsung dengan masa depan generasi muda. Namun, ia tidak menutup mata terhadap persoalan di lapangan. “MBG strategis, MBG vital, banyak kekurangan dalam pelaksanaan MBG. Kita akui,” ujarnya.

Data yang dipaparkan menunjukkan langkah penindakan sudah berjalan. Sebanyak 13 orang ditetapkan tersangka, 203 orang diperiksa Kejaksaan Agung, dan 353 orang diberhentikan dengan tidak hormat. Selain itu, 2.600 orang masih menjalani pemeriksaan oleh Inspektorat Badan Gizi Nasional (BGN). “Jangan ragu-ragu ya. Pecat, bersihkan sampai bersih,” tegas Prabowo.

Pengakuan ini menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya fokus pada distribusi makanan bergizi, tetapi juga pada tata kelola dan integritas pelaksana program. Prabowo menekankan bahwa keberhasilan MBG tidak cukup dengan penindakan, melainkan juga memastikan makanan yang diberikan memenuhi standar gizi, aman, dan berkualitas.

Program MBG menjadi salah satu pilar kebijakan sosial pemerintah. Dengan target anak-anak usia sekolah, MBG diharapkan mendukung tumbuh kembang generasi penerus bangsa. Namun, Prabowo menekankan bahwa evaluasi harus terus dilakukan agar manfaat program benar-benar dirasakan oleh kelompok sasaran.