SUKABUMI – Prestasi membanggakan ditorehkan Charli bin Roy, siswa SMAN 5 Sukabumi, yang terpilih mengikuti program Tokyo Global Friendship Program. Melalui program tersebut, Charli mendapat kesempatan mengunjungi Tokyo, Jepang, pada 5–12 Desember 2026 untuk mengenal sistem pendidikan, budaya, serta kehidupan pelajar di Negeri Sakura.
Carli menjadi salah satu siswa terpilih dari Indonesia dalam program yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk belajar langsung di lingkungan pendidikan Jepang sekaligus memperkenalkan Indonesia kepada masyarakat internasional.
Kesempatan ini terasa istimewa bagi Charli, sebab ia merupakan siswa program ADEM (Afirmasi Pendidikan Menengah) Repatriasi, yakni program yang memberikan akses pendidikan di Indonesia bagi anak-anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang sebelumnya tinggal di luar negeri.
Lahir dan menghabiskan masa awal kehidupannya di Malaysia, Charli kemudian melanjutkan pendidikan di Indonesia. Ia mengaku tidak menyangka bisa terpilih menjadi peserta program internasional tersebut.
“Awalnya saya hanya mencoba. Siapa tahu ada rezeki. Ketika dinyatakan terpilih, saya senang sekali karena mendapat kesempatan menjadi salah satu perwakilan dari Indonesia,” ungkap Charli.
Perjalanan Carli menuju Tokyo tidak terlepas dari proses seleksi yang harus dilaluinya. Informasi mengenai program tersebut diperoleh dari guru pembimbingnya, Kokom Komariah.
Setelah mendapatkan informasi, Charli memberanikan diri mendaftar. Tahapan seleksi dimulai dari pemeriksaan administrasi, termasuk identitas, keterangan sekolah, serta dokumen pendukung berupa sertifikat prestasi.
Setelah dinyatakan lolos seleksi administrasi, Charli melanjutkan ke tahap wawancara yang dilakukan oleh tiga perwakilan Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik).
Dari proses tersebut, Charli akhirnya dinyatakan lolos. Saat ini, ia tengah mempersiapkan berbagai dokumen perjalanan, termasuk paspor dan visa, sebelum mengikuti program di Jepang.
Selama tujuh hari di Tokyo, siswa yang kini duduk dibagku kelas XII ini berharap dapat merasakan secara langsung pengalaman belajar bersama pelajar Jepang. Ia juga ingin mengenal kebiasaan, budaya, dan pola kehidupan masyarakat setempat.
Meski rincian kegiatan serta sekolah tujuan belum diinformasikan secara resmi kepadanya, Carli sudah memiliki harapan besar terhadap pengalaman tersebut.
Baginya, kesempatan ke Jepang bukan sekadar perjalanan ke luar negeri, Ia ingin membawa pulang pengetahuan dan pengalaman yang bisa dibagikan kepada teman-temannya di SMAN 5 Sukabumi.
“Saya ingin berbagi ilmu dan pengalaman yang didapat di sana kepada teman-teman. Jadi, bukan hanya mendengar cerita dari orang lain tentang Jepang, tetapi saya bisa merasakan langsung bagaimana kehidupan dan budaya di sana,” tuturnya.
“Pengalaman belajar secara langsung di negara lain dapat membuka wawasan sekaligus memberikan gambaran baru tentang dunia pendidikan dan pergaulan internasional,” tegasnya.
Guru Bimbingan dan Konseling (BK) SMAN 5 Sukabumi, Kokom Komariah, mengaku bersyukur atas keberhasilan Charli melewati proses seleksi tersebut.
Ia menjelaskan, informasi pendaftaran awalnya dibagikan kepada siswa ADEM yang berada di kelas XII. Dari siswa yang merespons kesempatan tersebut, Charli akhirnya berhasil lolos hingga tahap akhir seleksi.
Sebagai bentuk dukungan, pihak sekolah berencana memberikan pendampingan tambahan, terutama untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris Charli lantaran menurutnya, persiapan tersebut dinilai penting agar ia dapat mengikuti kegiatan dan berkomunikasi dengan baik selama berada di Jepang.
Kokom berharap Charli mampu memperkenalkan Indonesia, budaya Tanah Air, serta program ADEM yang memberikan kesempatan pendidikan kepada anak-anak Indonesia yang memiliki latar belakang khusus.
Ia juga berharap kesempatan tersebut dapat menjadi pengalaman berharga sekaligus motivasi bagi siswa lainnya untuk berani mencoba peluang berprestasi di tingkat internasional.
Sementara itu, Kepala SMAN 5 Sukabumi, Rachmat, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Charli terpilih mengikuti program tersebut.
Menurutnya, kesempatan ini menjadi bukti bahwa komitmen, keseriusan, dan fokus dalam belajar maupun berorganisasi dapat membuka jalan bagi siswa untuk meraih prestasi dan pengalaman yang lebih luas.
“Sekolah senantiasa terus mendorong siswa untuk meraih prestasi dan meningkatkan kompetensi dirinya. Kami bangga dan mengapresiasi Carli yang mendapatkan kesempatan berharga ini,” pungkasnya. (wdy)





