JAKARTA — Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan pentingnya kedalaman skuad bagi Timnas Indonesia, dengan mencontohkan Jepang sebagai negara yang memiliki banyak pemain berpengalaman di kompetisi Eropa, termasuk Liga Inggris. Menurutnya, kondisi tersebut membuat Jepang lebih siap menghadapi persoalan cedera maupun perubahan komposisi tim, karena memiliki banyak pilihan pemain di berbagai posisi.
Erick menyebut, jumlah pemain Jepang yang berkarier di Eropa mencapai sekitar seratus orang, dengan 12 di antaranya bermain di Liga Inggris. Hal ini menjadi keunggulan tersendiri yang sulit ditandingi oleh Indonesia saat ini.
Ia menekankan bahwa keunggulan Jepang bukan hanya terletak pada kualitas pemain utama, tetapi juga pada banyaknya opsi pengganti dengan pengalaman di level tinggi. Karena itu, PSSI ingin terus meningkatkan kualitas sekaligus kedalaman skuad Garuda melalui evaluasi kebutuhan pemain di setiap posisi.
Erick menambahkan, keseimbangan antara pemain yang berkarier di luar negeri dan mereka yang bermain di liga domestik harus terus dijaga agar tim memiliki fondasi yang kuat.
Pembenahan komposisi pemain Timnas Indonesia tidak hanya ditujukan untuk menghadapi Piala Asia 2027, tetapi juga menjadi bagian dari persiapan jangka panjang menuju Kualifikasi Piala Dunia 2030. PSSI bersama Badan Tim Nasional (BTN) dan pelatih John Herdman telah mulai memetakan kebutuhan tim berdasarkan evaluasi yang dilakukan. Fokusnya adalah menentukan posisi yang membutuhkan tambahan pemain agar persaingan internal semakin sehat dan tim memiliki opsi memadai sepanjang kompetisi.

