JAKARTA – Menjelang Piala Asia 2027 di Arab Saudi, Timnas Indonesia terus memperluas radar pencarian pemain. Di bawah arahan pelatih John Herdman, kebutuhan akan pemain dengan karakter berbeda menjadi sorotan: lini serang yang tajam, gelandang yang disiplin, hingga pertahanan yang solid.
Kecepatan, akselerasi, dan transisi dari bertahan ke menyerang menjadi aspek yang ditekankan Herdman. Namun, lebih dari itu, skuad Garuda juga menimbang opsi dari pemain diaspora yang memiliki garis keturunan Indonesia. Lima nama kini mencuri perhatian: Dean Zandbergen, Laurin Ulrich, Tristan Gooijer, Julian Oerip, dan Demiane Agustien.
Dean Zandbergen, penyerang tinggi menjulang asal Belanda yang kini memperkuat Dinamo București, disebut memiliki darah Indonesia dari keluarga ibu. Ia berpotensi menambah variasi di lini depan.
Laurin Ulrich, gelandang muda Jerman, terbiasa bermain dalam atmosfer kompetitif Bundesliga. Meski bukan winger murni, kedisiplinan posisinya bisa menjadi aset penting di lini tengah.
Tristan Gooijer, jebolan akademi Ajax, dikenal fleksibel. Ia bisa bermain sebagai bek kanan, bek tengah, maupun gelandang bertahan. Dengan garis keturunan Maluku, Gooijer menjadi opsi menarik untuk memperkuat lini belakang.
Julian Oerip, gelandang serang AZ Alkmaar, memiliki darah Surabaya. Kreativitasnya di lapangan membuatnya relevan untuk menambah variasi serangan Garuda.
Demiane Agustien, pemain muda Arsenal, adalah putra mantan pesepak bola Kemy Agustien. Dengan kaki kiri dominan, ia bisa mengisi sektor sayap maupun lini tengah.

