JAKARTA — Jalan panjang Timnas Indonesia menuju Piala Dunia 2030 mulai menemukan bentuknya. Setelah menempati peringkat ke-21 Asia, skuad Garuda otomatis melangkah ke babak kedua kualifikasi zona Asia. Drawing yang akan digelar pada Selasa (15/12/2026) menjadi penentu siapa saja lawan yang akan dihadapi.
Sebanyak 36 negara akan dibagi ke dalam sembilan grup, masing-masing berisi empat tim. Indonesia berada di pot 3, sehingga akan berhadapan dengan satu tim dari pot 1, pot 2, dan pot 4. Dua tim teratas dari setiap grup berhak melaju ke babak ketiga, menjadikan fase ini krusial bagi Garuda.
Tiga negara disebut sebagai calon lawan ideal: Uni Emirat Arab (UEA) dari pot 1, Vietnam dari pot 2, dan Singapura dari pot 4.
UEA, yang kini menempati peringkat ke-65 dunia, baru saja menjadi runner-up Gulf Cup 2026. Meski tangguh, laga melawan UEA bisa menjadi kesempatan bagi Indonesia mengukur kekuatan menghadapi tim dari pot teratas.
Vietnam, dengan peringkat ke-99 dunia, punya catatan tersendiri. Indonesia pernah menundukkan Golden Star Warriors 1-0 dan 3-0 pada Kualifikasi Piala Dunia 2026. Rekam jejak itu memberi modal kepercayaan diri, meski Herdman menegaskan bahwa kemenangan masa lalu tidak menjamin hasil serupa.

