JAKARTA — Usai mempersembahkan trofi FIFA ASEAN Cup 2026, pelatih kepala Timnas Indonesia John Herdman langsung mengalihkan fokus pada penguatan komposisi skuad. Juru taktik asal Inggris itu menegaskan kebutuhan mendesak akan pemain sayap (winger) dengan kecepatan ekstra untuk bersaing di Piala Asia 2027.
Herdman menyebut posisi nomor 7 dan 11 sebagai area krusial. Saat ini sektor tersebut dihuni oleh Marselino Ferdinan, Ragnar Oratmangoen, dan Egy Maulana Vikri, namun Herdman ingin menambah sosok pembeda dengan standar kecepatan level dunia.
“Di level dunia, Anda membutuhkan pemain yang memiliki kecepatan 36 km/jam atau lebih,” tegas Herdman.
Pengalaman Herdman melatih Timnas Kanada menjadi acuan. Ia membandingkan kebutuhan Garuda dengan mantan anak asuhnya seperti Alphonso Davies, Tajon Buchanan, dan Jonathan David yang memiliki kecepatan alami hingga 37 km/jam. Menurutnya, akselerasi di atas 36 km/jam adalah syarat mutlak agar lini serang Indonesia mampu mengeksploitasi pertahanan lawan di level internasional.

