SUKABUMI — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi resmi menutup Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan V di Gedung BKPSDM, Jalan Raya Kadupugur, Cijalingan, Kabupaten Sukabumi. Sebanyak 40 pejabat setingkat Eselon IV/a dan IV/b dilingkup Pemkab Sukabumi telah menyelesaikan rangkaian pendidikan manajerial yang berlangsung selama kurang lebih empat bulan.
Bupati Sukabumi, Asep Japar, berharap para peserta yang telah menyelesaikan pendidikan dan pelatihan ini dapat membawa perubahan positif serta mengimplementasikan ilmu yang didapat di instansi masing-masing.
“Hari ini adalah hari terakhir penutupan DiklatPim Angkatan V. Saya berharap hasil dari pendidikan dan pelatihan ini nantinya benar-benar diaplikasikan di dinasnya masing-masing,” ujar Asep Japar usai menghadiri acara penutupan tersebut pada Kamis (13/08).
Selain menyoroti peningkatan kualitas ASN, Asep Japar juga mengungkapkan strategi Pemkab Sukabumi dalam memanfaatkan kegiatan seremonial pemerintahan untuk mendorong sektor pariwisata daerah. Ke depan, berbagai agenda dinas maupun pelantikan pejabat akan diupayakan berlokasi di kawasan wisata lokal. Seperti halnya kegiatan pelantikan terhadap 327 pejabat administrator dan pengawas yang diselenggarakan di di Alun-alun Gadobangkong, Palabuhanratu, Senin (10/8/2026) lalu.
“Kita punya beberapa destinasi wisata. Nanti tidak hanya kemarin saja, tapi berkesinambungan ke depan, pelantikan ataupun kegiatan seremonial lainnya bisa dilaksanakan di tempat wisata sekaligus untuk mempromosikan potensi daerah kita,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sukabumi, Ganjar Anugrah, menjelaskan bahwa sebanyak 40 pejabat pengawas telah mengikuti pelatihan ini dengan metode pembelajaran blended learning.
“Para peserta mengikuti diklat selama hampir empat bulan dengan skema blended learning, yaitu kombinasi pembelajaran tatap muka (in-house training) dan pembelajaran jarak jauh melalui Zoom sebagai bagian dari adaptasi transformasi digital,” kata Ganjar.
Ganjar menekankan bahwa PKP merupakan pendidikan manajerial penting untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan para pejabat di level pengawas. Menurutnya, kepemimpinan yang kuat adalah kunci dalam menyelesaikan berbagai dinamika pembangunan di daerah.
“Diklat PKP ini bertujuan meningkatkan kapasitas manajerial dan kepemimpinan pejabat Eselon IV. Kami berharap para pejabat pengawas ini mumpuni dalam menyikapi dan menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada di Kabupaten Sukabumi. Kepemimpinan adalah fondasi dasar dalam pelaksanaan tugas di bidangnya masing-masing,” pungkasnya. (Den)











