Berita Utama

Kebakaran di Cisaat Sukabumi Gudang Triplek Ludes 

×

Kebakaran di Cisaat Sukabumi Gudang Triplek Ludes 

Sebarkan artikel ini
Kebakaran Cisaat Sukabumi

SUKABUMI — Kebakaran hebat melanda sebuah gudang penyimpanan triplek di Kampung Sukasari, RT 26/RW 09, Desa Sukasari, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Senin (10/8/2026) malam.

Diduga akibat korsleting listrik, kobaran api dengan cepat menghanguskan bangunan gudang beserta isinya dan memicu kerugian materi yang ditaksir mencapai Rp500 juta.

Laporan insiden tersebut pertama kali diterima oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sukabumi sekitar pukul 23:01 WIB. Petugas bergerak cepat dan tiba di tempat kejadian perkara (TKP) empat menit berselang, yakni pada pukul 23:05 WIB.

Wakil Komandan Pos (Wadanpos) Pos Damkar VI Cisaat, Dudi Darmawidi kepada Radar Sukabumi mengatakan, bahwa api pertama kali diketahui oleh warga yang berada di seberang lokasi kejadian.

“Api pertama kali dilihat oleh pemilik bengkel yang ada di seberang gudang. Saksi melihat ada nyala api muncul dari bagian tengah gudang kosong. Tidak berselang lama, api langsung membesar karena di dalam gudang terdapat bahan kimia yang mudah terbakar seperti thinner atau cat,” ujar Dudi saat dikonfirmasi Radar Sukabumi pada Selasa (11/8/2026).

Dudi menambahkan, saat kejadian bangunan gudang penyimpanan tripleks jenis tipe blok tersebut, berada dalam kondisi kosong tanpa penghuni.

Berdasarkan hasil pendataan awal, dugaan kuat pemicu amukan si jago merah berasal dari hubungan pendek arus listrik.
“Ini dari korsleting listrik. Soalnya itu gudang kosong, tidak ada orang di dalam. Untuk total kerugian materiil, kemarin dari hasil pendataan ditaksir sekitar Rp500 juta,” ujarnya.

Proses pemadaman melibatkan penanganan skala besar. Sebanyak puluhan personel gabungan dikerahkan ke lokasi dengan dukungan armada dari berbagai wilayah. Di antaranya dua unit armada Posko Cisaat, satu unit Posko Sukaraja, satu unit Posko Cibadak, serta tambahan BKO satu unit armada dari Damkar Kota Sukabumi.

Kendati material gudang mudah terbakar, petugas tidak menemui kendala berarti dalam proses pemadaman di lapangan. Pasokan air dinilai melimpah karena lokasi kejadian berdekatan dengan sumber air warga.

“Kesulitan pemadaman alhamdulillah tidak ada. Berhubung air dekat dengan kolam, jadi mobil armada standby menyedot air dari kolam tersebut,” jelas Dudi.

Amukan si jago merah akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya dan situasi dinyatakan aman terkendali pada Selasa (11/8/2026) dini hari sekitar pukul 02:00 WIB. “Kami pastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa naas tersebut,” pungkasnya. (Den)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *