JAKARTA — Kabar gembira bagi masyarakat Indonesia. Pemerintah bersiap meluncurkan program Bansos Digital 2027, sebuah perombakan besar dalam sistem perlindungan sosial. Skema baru ini menargetkan 50 juta warga miskin dengan Bantuan Langsung Tunai (BLT) senilai Rp5,4 juta per tahun.
Program ini berbasis sistem cashless transfer, di mana dana bantuan langsung ditransfer ke rekening bank penerima tanpa perantara birokrasi. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama jajaran kabinet tengah mematangkan integrasi data lintas instansi melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Jadwal Peluncuran
- Pekan Ketiga Oktober 2026: Peluncuran nasional sistem DTSEN setelah uji coba di Banyuwangi dan 215 kabupaten/kota.
- Kuartal I-2027: Aktivasi rekening massal dan uji coba penyaluran dana BLT berjalan penuh.
Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan sistem baru ini dirancang untuk menghapus kekeliruan data. “Selama ini banyak sekali, 50 persen itu off target sebenarnya. Pendistribusian kami uji coba nanti pada kuartal I tahun depan,” ujarnya.
Registrasi Mandiri PKH dan BPNT
Kementerian Sosial membuka registrasi ulang penerima PKH dan BPNT melalui situs perlindos.kemensos.go.id hingga 31 Desember 2026. Pendaftaran dilakukan dengan verifikasi NIK, PIN IKD, dan validasi wajah real-time. Bagi warga tanpa akses internet, perangkat desa dan pendamping PKH siap membantu.

