HANOI – Vietnam tampaknya semakin serius menatap FIFA ASEAN Cup 2026. The Golden Star Warriors menambah kekuatan di lini depan dengan kehadiran dua nama baru: Lee Williams dan Michael Olaha. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat skuad asuhan Kim Sang-sik, terutama jika harus berjumpa dengan Timnas Indonesia di partai final.
Kepercayaan diri Vietnam meningkat setelah menumbangkan Indonesia 3-0 di Piala AFF 2026. Konsistensi mereka berlanjut dengan kemenangan atas Malaysia dan Thailand hingga keluar sebagai juara. Kini, fokus Vietnam adalah mempertahankan momentum di ajang resmi FIFA.
Lee Williams, Striker Muda Berdarah Vietnam Lee Williams, penyerang berusia 19 tahun dengan postur 190 sentimeter, menjadi sorotan. Ia memiliki darah Vietnam dari garis keluarga ibunya dan kini memperkuat Cong An Ha Noi. Kemampuan duel udaranya dinilai bisa menjadi senjata tambahan bagi Vietnam.
Michael Olaha, Penyerang Asal Nigeria Selain Williams, Vietnam juga mengandalkan Michael Olaha, striker asal Nigeria yang bermain di Cong An Ho Chi Minh City FC. Dengan tinggi 186 sentimeter dan pengalaman panjang di Liga Vietnam, Olaha memberi opsi serangan yang lebih variatif. Kehadiran dua penyerang ini di klub yang sama membuat potensi chemistry mereka semakin kuat.
Meski begitu, Vietnam tetap memiliki deretan penyerang lokal seperti Nguyen Van Toan yang bersaing memperebutkan tempat utama.
Indonesia Punya Modal Eropa Indonesia sendiri tidak kalah siap. Sejumlah pemain Garuda kini berkarier di kompetisi Eropa, di antaranya Jay Idzes (Sassuolo), Kevin Diks (Borussia Mönchengladbach), Calvin Verdonk (Lille), dan Emil Audero (Rayo Vallecano). Pengalaman mereka di level tinggi diharapkan menjadi modal penting menghadapi persaingan ASEAN Cup.











