SUKABUMI – SDN Cemerlang Kota Sukabumi memperingati Milad ke-13 dengan menghadirkan kegiatan edukatif yang memadukan kreativitas, kepedulian sosial, dan pelestarian lingkungan.
Selama dua hari, 28–29 Oktober 2026, sekolah menggelar pentas seni, santunan kepada 28 siswa yatim, hingga peluncuran program Eco Green Cemerlang melalui gerakan penanaman pohon.
Perayaan yang bertepatan dengan momentum Hari Sumpah Pemuda ini menjadi sarana bagi siswa untuk mengembangkan bakat sekaligus menumbuhkan karakter peduli sesama dan lingkungan.
Kepala SDN Cemerlang, Lilis Wulansari, mengatakan, peringatan milad bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi juga momentum untuk memperluas manfaat sekolah bagi warga sekitar.
“Milad bukan hanya tentang bertambahnya usia sekolah, tetapi juga tentang bertambahnya kebermanfaatan. Kami ingin anak-anak belajar bahwa rasa syukur tidak cukup hanya diucapkan, melainkan perlu diwujudkan melalui tindakan nyata,” ungkapnya.
Pada Rabu (28/10), rangkaian Milad ke-13 SDN Cemerlang diawali dengan jalan santai bersama guru, siswa, komite, dan orang tua. Kegiatan dilanjutkan dengan peluncuran ekstrakurikuler drumband serta pentas kreasi seni dan bahasa.
Para siswa menampilkan beragam pertunjukan, mulai dari pembacaan puisi, tarian daerah, pencak silat, karate, menyanyi, vokal grup, pupuh, hingga komedi berbahasa Sunda atau Borangan (Ngabodor Sorangan).
Kemeriahan juga diisi dengan perlombaan mewarnai bersama Fabel Castle, lomba kolase bersama Frutivit, serta Senam Anak Indonesia Hebat dan edukasi minuman sehat bersama Susu Zee.
Di sela kegiatan, keluarga besar SDN Cemerlang memberikan santunan kepada 28 siswa yatim. Bantuan yang berasal dari partisipasi keluarga besar sekolah tersebut menjadi wujud kepedulian sekaligus ajakan untuk membiasakan berbagi sejak dini.

Memasuki Kamis (29/10), kegiatan dilanjutkan dengan Sapa Mentari, senam sehat, sarapan bersama melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG), dan kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah.
Agenda utama hari kedua adalah peluncuran Eco Green Cemerlang dengan tagline “Menanam Kebaikan, Merawat Kehidupan”. Program ini diwujudkan melalui gerakan Wakaf Oksigen, yakni penanaman pohon Tecoma stans atau Tecomaria oleh kepala sekolah dan mitra sekolah di area sekitar sekolah.
Kegiatan tersebut mengajak warga sekolah berkontribusi menciptakan lingkungan yang lebih hijau sekaligus menanamkan kesadaran bahwa menjaga alam merupakan tanggung jawab bersama.
Selain penanaman pohon, siswa dan guru juga melakukan penanaman stroberi. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran kokurikuler berbasis lingkungan agar siswa mengenal proses pertumbuhan tanaman serta belajar merawatnya secara langsung.
Lilis menegaskan, pendidikan kepedulian lingkungan perlu disertai contoh nyata dari para pendidik.
“Sebagai pendidik, kita tidak cukup hanya mengajak anak-anak mencintai lingkungan melalui kata-kata. Kita harus hadir memberikan contoh, ikut menanam, ikut merawat, dan ikut menjaga,” tuturnya.
Kesuksesan Milad ke-13 SDN Cemerlang didukung kolaborasi guru, tenaga kependidikan, siswa, komite sekolah, orang tua, serta sponsor, yakni Susu Zee, Indocafe, Cleo, Fabel Castle, dan Frutivit.
Lilis menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak menjadi kekuatan untuk menghadirkan kegiatan sekolah yang tidak hanya meriah, tetapi juga memberikan pengalaman belajar bermakna bagi peserta didik.
Melalui peringatan Milad ke-13, SDN Cemerlang kembali meneguhkan komitmennya mewujudkan visi “Mewujudkan Generasi yang Cerdas Berkarakter, Menginspirasi Negeri dan Berprestasi Gemilang.”(wdy)





