Berita Utama

Ponpes Assalafiah Nurul Hikmah Sukabumi Terbakar

×

Ponpes Assalafiah Nurul Hikmah Sukabumi Terbakar

Sebarkan artikel ini
Ponpes Assalafiah Nurul Hikmah Sukabumi Terbakar

SUKABUMI – Ditinggal mengisi daya telepon seluler (handphone), sebuah bangunan di Pondok Pesantren (Ponpes) Assalafiah Nurul Hikmah, Kampung Sueng RT 14/RW 06, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, dilanda kebakaran pada Rabu (29/7/2026) siang.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 10.30 WIB tersebut diduga kuat dipicu akibat korsleting listrik dari pengisian daya ponsel di salah satu kamar santri.

Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sukabumi menerima laporan insiden tersebut sekitar pukul 10.47 WIB dan langsung menerjunkan tim. Armada pemadam dari Posko IV Parungkuda tiba di lokasi kejadian pada pukul 10.55 WIB.

Kepala Bidang Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi, Hendra Setiawan kepada Radar Sukabumi mengatakan, bahwa saat petugas tiba di lokasi, kobaran api utama sebenarnya sudah berhasil diredam berkat aksi cepat para santri dan warga sekitar.

“Apinya dipadamkan para santri bahu-membahu secara manual,” kata Hendra saat dikonfirmasi Radar Sukabumi, Rabu (29/7/2026).

Meskipun api utama sudah padam, petugas Damkar bersama personel gabungan TNI dan Polri tetap bergerak cepat menyisir sisa-sisa titik api kecil serta melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada potensi kebakaran susulan.

“Masih ada api-api kecil, lalu datang damkar dan langsung dilakukan pendinginan. Penanganannya memakan waktu kurang lebih 15 sampai 20 menit,” jelas Hendra.

Mengenai kronologi kejadian, Hendra menjelaskan bahwa insiden bermula saat salah seorang santri sedang mengisi daya ponselnya di atas tempat tidur di dalam kamar.

“Jadi kronologinya HP santri dicas, lalu terjadi korsleting listrik di satu ruangan, tepatnya di tempat tidur santri,” bebernya.

Pihaknya memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Seluruh santri berhasil menyelamatkan diri saat api mulai berkobar. Hingga berita ini diturunkan, jumlah total kerugian materiil masih dalam proses penghitungan oleh petugas di lapangan. (Den)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *