SUKABUMI – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi terus mendorong peningkatan mutu pendidikan melalui program revitalisasi sarana dan prasarana sekolah. Perbaikan fasilitas pendidikan tidak hanya berfokus pada kondisi fisik bangunan, tetapi juga menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung potensi siswa.
Komitmen tersebut mengemuka dalam kegiatan Open House Sekolah Hasil Revitalisasi Tahun 2026 yang dihadiri Wakil Bupati Sukabumi, Andreas, di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Desa Cimanggu, Kecamatan Cikembar, Rabu, (21/10/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Andreas menegaskan bahwa revitalisasi sekolah merupakan langkah strategis untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih berkualitas. Fasilitas pendidikan yang memadai diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi siswa sekaligus menunjang kinerja guru dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar.
Menurutnya, pembangunan sarana pendidikan harus diikuti dengan pemanfaatan fasilitas secara optimal serta inovasi pembelajaran yang mampu mengembangkan kemampuan peserta didik.
Kegiatan Open House ini juga menjadi sarana untuk memperkenalkan hasil revitalisasi kepada masyarakat dan para pemangku kepentingan pendidikan. Selain itu, kegiatan tersebut mendorong pemanfaatan teknologi digital untuk menunjang proses pembelajaran di sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, menjelaskan bahwa Open House Sekolah Hasil Revitalisasi 2026 menjadi momentum untuk menunjukkan transparansi pelaksanaan pembangunan sekaligus memperkenalkan peningkatan sarana pendidikan kepada publik.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin memastikan bahwa hasil revitalisasi dapat diketahui, dipahami, dan dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh pemangku kepentingan pendidikan,” ujar Deden.
Ia berharap hasil revitalisasi dapat memberikan manfaat nyata bagi sekolah, terutama dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih representatif dan mendukung peningkatan kualitas pembelajaran.
Pemerintah Kabupaten Sukabumi juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program revitalisasi, mulai dari pemerintah pusat dan daerah hingga tenaga pendidik, orang tua, serta masyarakat.
Andreas menekankan pentingnya memperkuat sinergi seluruh pihak agar peningkatan mutu pendidikan dapat berjalan secara berkelanjutan. Menurutnya, fasilitas yang telah diperbaiki perlu diimbangi dengan pengelolaan yang baik dan pengembangan metode pembelajaran yang inovatif.
Selain mendorong pemanfaatan sarana pendidikan, Andreas berpesan kepada kepala sekolah dan tenaga pendidik agar menggunakan fasilitas yang tersedia secara maksimal untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.
Para siswa juga diharapkan ikut menjaga fasilitas sekolah, meningkatkan semangat belajar, serta memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas wawasan dan pengetahuan.
Pemkab Sukabumi menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari pencapaian akademik. Penguatan karakter, kedisiplinan, kreativitas, dan tanggung jawab juga menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi masa depan.
Melalui revitalisasi sarana pendidikan yang disertai inovasi pembelajaran dan penguatan karakter, Disdik Kabupaten Sukabumi diharapkan dapat terus mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang berkualitas.
Upaya tersebut sejalan dengan visi Kabupaten Sukabumi untuk mewujudkan daerah yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah atau Mubarakah. (Den)





