Pendidikan

Lubang Biopori hingga Eco Print, KKN Mandiri Bawa Dampak Positif

×

Lubang Biopori hingga Eco Print, KKN Mandiri Bawa Dampak Positif

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI – Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai penutupan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Universitas Nusa Putra di Desa Kertaangasana, Kabupaten Sukabumi. Selama satu bulan, mulai 3 Agustus hingga 5 September 2026, sebanyak 12 mahasiswa dipimpin Rafael Ahmad Abduljabbar melaksanakan rangkaian program pengabdian masyarakat yang menyentuh sektor lingkungan, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi pertanian.

Program diawali dengan koordinasi bersama pemerintah desa yang dipimpin Kepala Desa Ence Ruswandi, serta kunjungan edukatif ke SD Nagrak. Minggu kedua, fokus bergeser ke lingkungan dengan pembuatan lubang biopori di Kampung Haji. “Pembuatan biopori ini melibatkan partisipasi aktif warga sebagai langkah preventif penanggulangan genangan air,” ujar Rafael.

Tak hanya itu, kreativitas anak-anak juga diasah lewat pelatihan eco print di SD Nagrak. Memasuki minggu ketiga, mahasiswa berkolaborasi dengan Cabang Dinas Kehutanan Wilayah 3 untuk menyalurkan dan menanam 95 bibit pohon di lahan produktif. Mereka juga memperkenalkan teknologi tepat guna berupa alat penabur pupuk kepada kelompok tani di Kampung Ranca Bali.

Kehadiran mahasiswa turut meramaikan kegiatan keagamaan dan persiapan perayaan kemerdekaan bersama warga. Kepala Desa Ence Ruswandi mengapresiasi keterlibatan mereka. “Mahasiswa berhasil membangun kedekatan emosional dengan warga hingga tercipta ikatan kekeluargaan yang tulus,” katanya.